Jabar Sumbang Rp 4 Miliar untuk Korban Gempa Aceh

by -18 views

Pemprov Jawa Barat menyumbangkan dana sebesar Rp 4 miliar untuk korban gempa, di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan kepada Bupati Pide Jaya H Aiyub Abbas, di Poskomando Utama Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Senin 19 Desember 2016.

“Total ada Rp 4 miliar bantuan yang berhasil kami himpun untuk korban gempa di Pidie, Aceh, rinciannya dari Pemprov Jabar sebesar Rp 2 miliar, kemudian Rp 2 miliar lagi itu dana dari masyarakat yang dihimpun oleh Baznas Jabar dan Rumah Zakat serta bank bjb melalui program CSR-nya,” kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melalui siaran pers, Selasa, 20 Desember 2016.

Gubernur Heryawan mengapresiasi upaya PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) Tbk, salah satu BUMD Jabar yang menyumbangkan Rp 1 miliar dana kemanusiaan untuk korban gempa di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

“Dua jempol buat bank bjb, walaupun belum hadir di Aceh tapi kepedulian bank bjb sudah menjangkau sampai ke Aceh. Semoga apa yang kami berikan hari ini bermanfaat bagi masyarakat di sini,” katanya dalam rilis, Selasa, 20 Desember 2016.

Bantuan Rp1 miliar dari bank bjb diserahkan langsung bersamaan dengan bantuan dari Provinsi Jabar senilai total Rp 4 miliar oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan kepada Bupati Pide Jaya H Aiyub Abbas.

Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan mengatakan, hal itu merupakan bentuk komitmen mereka untuk warga Aceh yang tertimpa musibah gempa bumi.

Irfan menuturkan, salah satu pilar di dalam program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR/corporate social responsibility) bank bjb adalah untuk dana tanggap bencana daerah.

“Untuk dana tanggap bencana daerah itu tidak hanya di Provinsi Jawa Barat saja, dan hari ini kita lihat di Aceh saudara-saudara kita sedang membutuhkan bantuan untuk recovery pembangunannya pascagempa,” ujar dia.

Selain itu, lanjut dia, pemberian dana bantuan dari BUMD milik Pemprov Jabar tersebut merupakan bentuk kepedulian bank bjb terhadap masyarakat Aceh walaupun bank yang dipimpinnya belum hadir di Provinsi Aceh.

“Kami tetap berkomitmen untuk membantu saudara-saudara kami yang tertimpa musibah karena aksi cepat untuk tanggap darurat ini sangat penting bagi mereka,” kata