Jabar Targetkan Pendapatan Pajak Rp29 Triliun

by -31 views
Kepala Kantor Wilayah (kakanwil) DJP Jabar 1 Yoyok Satioutomo menyebutkan, tahun ini ditargetkan pendapatan dari pajak ini sebanyak 29 Triliun, lebih kecil dari taget tahun kemarin yang mencapai 30 Triliun.
Hingga bulan Maret, pendapatan dari pajak ini sudah mencapai 5,8 triliun untuk Jabar satu. Sehingga ia akan terus mengoptimalkan program amnesty pajak ini untuk menjaring masyarakat wajib pajak agar taat terhadap pajak.
Pihaknya pun menyatakan tidak akan tanggung-tanggung bagi masyarakat wajib pajak yang mengemplang pajak. Setelah pendekatan persuasif dilakuka, pihaknya pun akan menegakan pendekatan hukum, sehingga yang mengemplang pajak dengan sengaja akan dikenai hukuman penjara.
“Kemarin kebetulan dari nusakambangan, untuk bikin sel bagi penunggak-penunggak pajak, di lapas batu, ” ungkapnya di Gedung Sate, Kota Bandung (3/23/2017)
Ia menjelaskan alasan penempatan tahanan pengemplang pajak di Nusakambangan agar menimbulkan efek jera, sehingga masyarakat wajib pajak yang mengemplang pajak tidak main-main lagi dan membayar kewajiban pajaknya.
Sepeti yang terjadi pada pengemplang pajak berinisial HS yang menunggak pajak hingga 6 Miliar. Setelah sebelumnya ia mendekam di Rutan Kebon Waru, HS pun akan dipindahkan ke Rutan khusus pengemplang pajak di Lapas Batu, nusakambangan.
“Kemarin ada yang nunggak 6m, diperdagangam, ditahan di nusakambangan, nanti dipindah ke lapas batu nusakambangan,” jelasnya.
Dengan diberlakukannya aturan tersebut, kini masyarakat wajib pajak menjadi berangsur patuh, namun tetap saja masih ada yang belum patuh seperti pengusaha hotel, restoran, perdagangan, dan jasa-jasa.
“Kami harap semuanya bisa bayar pajak, termasuk 1,8 juta dari 2 juta wajib pajak di jabar itu pegawai,” pungkasnya