Jadi Kawasan Metropolitan, Jatinangor Masih Semrawut dan Kumuh

by -309 views

 

 

Tidak jelasnya konsep pengembangan kawasan perkotaan Jatinangor membuat kecamatan di ujung barat Kabupaten Sumedang ini semerawut dan kumuh. Padahal, pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dalam RTRW (rencana tata ruang wilayah) telah menetapkan kawasan Jatinangor sebagai kawasan metropolitan Bandung Raya/ kawasan strategis nasional.

“Dengan ditetapkannya Jatinangor sebagai kawasan strategis nasional, seharusnya Pemkab Sumedang bisa menindaklanjutinya dengan mulai melakukan penataan kawasan tersebut. Harus ada konsep yang jelas dari Pemda Sumedang agar kawasan ini tidak menjadi semerawut dan terkesan kumuh seperti sekarang,” ujar Ketua Komisi A DPRD Sumedang Dudi Supardi kepada KORAN SINDO.

DPRD Sumedang sendiri, kata dia, mendorong Pemkab Sumedang agar segera memokuskan pengembangan kawasan tersebut menjadi kawasan pendidikan sekaligus kawasan perkotaan yang ramah lingkungan.

“Dengan banyaknya perguruan tinggi berdiri di sana, seperti ITB, Unpad, Ikopin, dan IPDN, seharusnya, berbagai persoalan di Jatinangor, mulai dari persoalan sampah, kawasan kumuh, pelayanan, dan berbagai persoalan lainnya sudah bisa dipecahkan. Pemkab bisa minta saran terbaik keperguruan tinggi tersebut untuk menata kawasan Jatinangor ini menjadi lebih baik,” tuturnya.

Selain itu, dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di kawasan ini, DPRD Sumedang sendiri mendorong agar Camat Jatinangor di berikan kewenangan yang lebih sehingga bisa leluasa dalam melakukan terobosan inovasi dalam mengembangkan kawasannya.

“Jadi dengan kewenangan lebih yang diberikan kepada camat, dia bisa berperan sebagai manager kota. Dengan begitu, isu Jatinangor ingin memisahkan diri dari Kabupaten Sumedang juga lambat laun akan terhapus. Dan tentunya, camat juga akan lebih cepat dalam melakukan penataan kawasan ini ke arah yang lebih baik lagi,” katanya.