Jadi Syarat di Pilpres dan Pileg? Disdukcapil Sumedang Kebut Pencetakan KTP Elektronik

by

Pemilih pada pemilu legislatif dan pemilihan presiden diwajibkan membawa KTP elektronik saat pencoblosan.

Pemilih yang belum memiliki KTP elektronik tidak bisa menggunakan hak pilih.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pemkab Sumedang, Agus Seksarsyah Rasjidi menyebutkan surat edaran Mendagri soal pemilih wajib memiliki KTP elektronik sudah diterima pemerintahan di daerah.

“Kalau untuk pemilihan kepala daerah sekarang masih diperbolehkan yang tak memiliki KTP elektronik mencoblos asal membawa surat keterangan atau suket. Tapi untuk pemilu legsilatif dan pemilihan presiden 2019, pemilih wajib membawa KTP elektronik,” kata Agus, Rabu (23/5/2018).

Sehingga, terangnya, Disdukcapil Sumedang terus mengupayakan perekaman sampai pencetakan KTP elektonik bagi warga Sumedang yang sudah wajib memiliki KTP.

“Saat ini kami memiliki program matic untuk mencetak KTP elektronik. Dengan program ini KTP elektronik yang bisa dicetak naik dua kali lipat dari sebelumnya,” kata Agus.

Ia menyebutkan setiap hari biasanya dicetak 200-300 KTP elektronik. “Dengan program matic ini setiap hari bisa dicetak 700 KTP,” katanya.

Program matic ini merupakan program baru. Disdukcasip mendapatkan program ini sebagai bonus dari perbaikan tiga buah printer pencetak KTP elektronik dari salah satu perusahaan. Dengan program matic, pencetakan tidak lagi satu persatu.

Namun, dapat dimasukkan data hingga 100 dan nanti program yang mencetak sendiri.

“Program matic sangat membantu kami dalam meningkatan pelayanan,” katanya.

Wajibnya pemilih memiliki KTP saat mencoblos mmebuat persedian blangko sudah bukan kendala lagi.

“Persoalan blanko sepertinya sudah terselesaikan, setiap permohonan disdukcasip selalu terpenuhi karena berdasarkan surat edaran kemendagri pada pileg dan pilpres tahun 2019 harus menggunakan e-ktp dan suket tidak berlaku,” kata Agus.

Sampai saat ini ada 30 ribuan warga Sumedang yang sedang diproses pencetakan KTP elektonik. Sebanyak 14.630 orang, KTP elektroniknya siap siap cetak (PRR).

Untuk warga yang belum bisa dicetak KTP-nya disiapkan suket sehingga saat pencoblosan pilkada 27 Juni nanti bisa menggunakan hak pilihnya

Sumber : http://jabar.tribunnews.com