Jadi Tersangka, Bupati Tak Ada di Sumedang

by -7 views

Jatinangorku.com – Kabar penetapan Bupati Sumedang Ade Irawan menjadi tersangka sudah menyebar di staf dan birokrat Pemkab Sumedang. Mereka mengaku sudah mengetahuinya dari jejaring sosial yang memuat atau membagikan berita yang dikutip dari media massa online.

Namun saat ini, bupati sedang tak ada di Sumedang. Bupati juga tak memimpin apel pagi seperti biasanya di Lapang Upacara Kantor Pemkab Sumedang Jl Prabu Gajah Agung.

“Bupati tak ada di Sumedang karena sedang ada agenda di Jakarta tentang penanganan Jalan Cadas Pangeran,” kata beberapa staf protokol Pemkab Sumedang, Kamis (18/9/2014).

Dari jadwal agenda bupati di Keprokoleran Pemkab Sumedang, bupati sedang menghadiri acara Koordinasi Penanganan Jl Cadas Pangeran di Balai Besar Penanganan Jl Raya Jabar-Banten di Jakarta.

Penetapan tersangka dilakukan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat setelah melakukan penyelidikan oleh tim lidik Kejati. Dalam penyelidikan tersebut, ditemukan berbagai bukti dugaan korupsi perjalanan dinas DPRD Kota Cimahi Tahun Anggaran 2011 saat Ade Irawan menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Cimahi.

Kasus ini disidik sejak Mei 2013 atau satu bulan setelah dilakukan pemungutan suara Pilkada Sumedang dimana Ade menjadi salah satu peserta yang berpasangan dengan Endang Sukandar dari PPP. Ade terpilih mendampingi Endang oleh partainya berdasarkan komunikasi politik antara PPP dan Partai Demkrat, partai pengusung keduanya.

Kasus dugaan korupsi Ade semakin tercium setelah ada penetapan pemenangan kepala daerah Sumedang yang diraih pasangan Endang-Ade. Pelantikannya tak terhalang kasus hukum karena belum terbukti. Nasib baik semakin mengarah pada Ade ketika Endang Sukandar meninggal dunia hanya 100 hari setelah pelantikan. Ade dilantik menjadi bupati pada Januari 2014 menggantikan Endang. Ade pun langsung menjadi Ketua Partai Demokrat Sumedang tanpa melalui mekanisme musyawarah partai

Sumber : http://www.inilahkoran.com/