Jalan Parakanmuncang Dibiarkan Amburadul

by -23 views

Jalan Parakanmuncang Dibiarkan Amburadul

Jatinangorku.com – Sejumlah titik di jalur alternatif Jalan Parakanmuncang-Simpang Pamulihan yang melintasi Kec. Cimanggung dan Pamulihan, Kab. Sumedang, masih amburadul. Namun meski warga dan sejumlah pihak menyorotinya, pemerintah tak kunjung memperbaiki jalur yang cukup padat tersebut. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kab. Sumedang, Dr. Ir. Sujatmoko mengatakan, sejumlah titik di ruas jalan Simpang – Parakanmuncang perlu mendapat perbaikan serius. “Tapi untuk pemeliharaan jalan sudah dilakukan secara terus-menerus,” kata Sujatmoko kepada wartawan, Selasa (10/9).

Menurutnya, pemeliharaan dan perbaikan jalur jalan sepanjang 9,1 km itu kewenangan Pemkab Sumedang, bukan Provinsi Jabar. “Hanya Pemkab Sumedang dananya terbatas. Sehingga kita meminta bantuan Pemprov Jabar,” katanya.

Ia juga mengatakan akan segera dikucurkan dana perbaikan dengan alokasi sebesar Rp 3,2 miliar dari APBD Provinsi Jabar. Dana tersebut sebagian bantuan dari Provinsi Jabar. “Tapi anggaran sebesar itu hanya cukup untuk perbaikan jalan sepanjang 2,5 km,” katanya.

Sementara itu, kerusakan ruas jalan di Desa Cihanjuang, Kec. Cimanggung, Kab. Sumedang akan segera diperbaiki. Perbaikan jalan desa yang rusak parah tersebut dilakukan dengan anggaran dari Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (P2IP) yang digulirkan pemerintah.

Sekretaris Desa Cihanjuang, Budi Sulaeman mengatakan, perbaikan dilakukan dengan anggaran Rp 250 juta untuk jalur sepanjang 1,6 km dan lebar 3 meter. Perbaikan salah satunya di kawasan Dusun Babakan Situ. Rencana pembangunan jalan ini sudah disosialisasikan kepada masyarakat,” katanya kepada wartawan di Desa Cihanjuang, Senin (9/9). 

Menurutnya, sosialisasi program P2IP disampaikan sejumlah pihak terkait saat menemui masyarakat di Desa Cihanjuang. “Pembangunan jalan akan dilaksanakan pada bulan Oktober mendatang. Program P2IP di Desa Cihanjuang baru pertama kali. Sebelumnya program serupa dilaksanakan di desa lainnya,” katanya.

Dalam sosialisasi tersebut, sejumlah pihak berharap pengerjaannya mendapat pengawasan dari pemerintahan setempat. 

Sementara P2IP disambut antusias oleh masyarakat. “P2IP sangat membantu masyarakat. Kita juga berharap, tahun mendatang ada lagi program serupa. Soalnya, masih ada beberapa desa yang belum menerima bantuan P2IP,” katanya.

Sumber : http://klik-galamedia.com/