Jalan Raya Bandung-Garut Semrawut Pekerjaan Rumah bagi Pemerintah

by -119 views

Jatinangorku.com – Semrawutnya Jalan Raya Ban­dung-Garut oleh PKL, bus yang ngetem seenaknya, draina­se yang buruk, dan kendaraan yang melawan arus, menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah, baik Pemprov Jabar, Pemkab Bandung ataupun Pemkab Sumedang.

Demikian dilontarkan sejumlah LSM dan wakil rakyat di wi­layah timur Kab. Bandung dan sekitarnya, Rabu (21/8). Sebe­lumnya pada H-2 hingga H+5 Lebaran para PKL sempat “tia­rap” sehingga jalan nasional tersebut benar-benar bebas hambatan.

“Melihat PKL yang saat ini mulai marak kita prihatin. Kalau terus dibiarkan, kondisi­nya akan semrawut dan jalan kerap macet. Ini jadi PR bagi Pemprov Jabar, Pemkab Bandung, dan Pemkab Sumedang,” kata Ketua LSM Forrbeka dan Ketua LSM Samudera, Sitam Rasid dan Atep Somantri kepada “GM”.

Menurut Sitam, meski termasuk jalan nasional, namun Pemprov Jabar memiliki kewenangan penuh untuk menangani­nya, termasuk Pemkab Bandung dan Sumedang. Sebab pa­ra PKL tersebut berada di wila­yah Kab. Sumedang dan Kab. Bandung. “Saat ini, kiprah Gubernur Jabar dan Bupati Sume­dang yang belum lama dilantik ditunggu masya­rakat,” katanya.

Hal senada dikatakan Atep Somantri. “Mengapa hingga saat ini PKL masih belum tertangani serius. Agar jalan raya tidak kumuh dan bebas macet namun para PKL tidak kehilangan pe­kerjaan, seharusnya pemerintah mencari solusi,” kata­nya.

Rakayasa PKL

Cecep Suhendar, anggota DPRD Kab. Bandung yang juga warga Rancaekek membenar­kan, persoalan jalan tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah, terutama Pemprov Jabar.

“Sangat disayangkan jika Ja­lan Raya Bandung-Garut yang telah dicor dan ditinggikan ini masih dihiasi PKL. Saya berha­rap ini jadi perhatian pemerintah. Intinya, jalan tak terganggu macet, para PKL bisa mengais rezeki. Ya, minimal ada rekaya­sa tempat mangkal PKL,” kata­nya.

Diberitakan, sejak H-2 hingga H+4 para PKL tidak melakukan aktivitas. Namun kini sejumlah PKL kembali menghiasi Jalan Raya Bandung-Garut, baik yang masuk wilayah Kec. Jatinangor dan Kec. Cimanggung, Kab. Sumedang maupun wilayah Kec. Rancaekek, Kab. Bandung.

Para PKL tersebut, terutama dari arah PT Insan Sandang-PT Kahatex-PT Dwi menempati trotoar dan sebagian ngalampar di badan jalan. Mereka kembali beraktivitas beberapa hari terakhir ini sejak H+7 Lebaran.

Sumber : http://klik-galamedia.com