Jalur Cijapati Masih Terhambat Rel Kereta dan Jembatan Bangbayang

by -47 views

Jatinangorku.com – Jalur Cijapati yang menjadi jalan alternatif utama penghubung Bandung dan Garut masih terhambat proses perbaikan Jembatan Bangbayang di Kampung Pintuan, Desa Karangmulya, Kecamatan Kadungora, yang ambruk pada Maret 2014.

Sejak jembatan yang dibangun pada zaman penjajahan Belanda ini ambruk dan menelan korban, Pemerintah Provinsi Jawa Barat membangun jembatan darurat jenis Bailey di atasnya. Namun, jembatan yang bertahan sampai Ramadan tahun ini tersebut baru bisa dilalui kendaraan roda empat dari satu arah.

Jembatan sementara ini memiliki lebar yang lebih sempit dari jembatan sebelumnya. Lantai jembatannya pun berupa lempengan logam dan lebih tinggi daripada tinggi jalan. Warga bersiaga 24 jam untuk mengatur lalu lintas supaya para pengendara tidak berebut melewati jembatan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Wahyudijaya, mengatakan masih digunakannya jembatan sementara di atas Jembatan Bangbayang ini menambah jumlah trouble spot atau titik masalah pada lalu lintas di Kabupaten Garut, terutama menjelang masa mudik Lebaran.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait mengenai status perbaikan jembatan itu. Kalau masih pakai jembatan sementara, kita harus menugaskan personil di sana, terutama saat masa mudik Lebaran,” kata Wahyu, Senin (22/6).

Sekitar 20 meter dari jembatan tersebut terdapat sebuah perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Jika tidak diatur, dikhawatirkan terjadi antrean panjang di sekitar jembatan yang membuat kendaraan tertahan di tengah perlintasan rel kereta api.

Musim mudik Lebaran tahun lalu, antrean kendaraan di Jalur Cijapati mengular sampai sekitar enam kilometer. Jalur ini menjadi alternatif para pemudik yang tidak ingin terjebak kemacetan di Cicalengka dan Nagreg dan juga jalur pengurai kemacetan.

Sumber : http://jabar.tribunnews.com/