Jalur Wilayah Sumedang Minim PJU

by -82 views

HINGGA saat ini sepanjang Jalur di wilayah Kabupaten Sumedang, masih minim penerangan jalan umum (PJU).
Bahkan dari kebutuhan 20.000 unit, Pemerintah Kabupaten Sumedang hanya mampu melakukan pemasangan sebanyak 4.086 unit PJU. Alhasil sejumlah ruas jalan masih gelap gulita, pada malam hari.

Situasi itu tentunya tidak sepadan dengan pemasukan pajak PJU yang dibayar masyarakat sebesar Rp.60 milyar setiap tahunnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang H Surrys Laksana Putra ketika dikonfirmasi Selasa (26/12/2017), tidak menampik soal masih minimnya pemasangan PJU itu. 

Menurut dia kondisi itu lebih disebabkan karena faktor keterbatasan  angaran atau kurang adanya dukungan dari sejumlah pihak terkait. Sehingga setiap kali pihaknya mengajukan usulan anggaran untuk pengadaan PJU, selalu mentok. Dan kalaupun ada perhatian, nilainya sangat jauh dari yang dibutuhkan. 

“Kebutuhan PJU untuk seluruh ruas jalan di seluruh wilayah Kabupaten Sumedang sekitar 20.000 unit. Sedangkan kondisi exsiting saat ini baru sekitar 4.086 unit, yang sudah terpasang, meliputi Jalan Nasional, Ptopinsi dan Jalan Kabupaten,” kata Surrys.

Minimnya PJU yang terpasang menyebabkan pihaknya banyaknya menerima pengaduan dari masyarakat. Namun demikian pihaknya  dibuat tak berdaya.banyalk takala anggaran memang tak ada. “Apa yang dikeluhkan masyarakat itu sangat wajar. Apalagi mereka juga kan tahu, jika PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari pajak PJU cukup besar yakni sekitar Rp 60 milyar,” ujarnya.

Sambung Surrys, untuk pemasangan satu titik PJU memang dibutuhkan dana yang tidak sedikit, belum lagi untuk biaya pemeliharaan, terlebih jika ada komponennya yang harus diganti (dibeli). “Karena dukungan anggarannya sangat minim, maka kami selalu dihadapkan pada situasi sulit seperti itu,” tandasnya.

Dikatakan Surrys pada (RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah) tahun 2013 -2018 target pemasangan PJU sebanyak 3.750 unit.  Tapi hingga akhir tahun 2017 , baru terealisasi sekitar 1.755 unit saja, atau masih kekuraan 1.995 unit. 

Selanjutnya pada tahun 2018 kemungkina ada penambahan PJU sekitar 265 unit. “Mencermati situasi yang ada, kami maka kani dapat pastikan program PJU yang tertuang dalam RPJMD, tidak akan tercapai,” pungkasnya.

 

 

 

Sumber : http://www.galamedianews.com