Jambret HP di Jatinangor, Pengamen Dihakimi Massa

by -131 views

Ilustrasi Jambret di Jatinangor

JATINANGOR (GM) – Hingga Minggu (25/3), AH (21), warga Kp. Cibiru, Desa Cipacing, Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang, harus mendekam di jeruji besi Mapolsek Jatinangor karena karena tertangkap basah menjambret HP milik seorang mahasiswi Unpad di depan sebuah bank di Jalan Raya Jatinangor, Kec. Jatinangor, Jumat (23/3) sekitar pukul 19.15 WIB.

Sebelum diamankan polisi, AH sempat dihakimi massa hingga babak belur. Akibatnya, pelaku mengalami luka lebam pada bagian wajahnya, seperti mata kanan dan bibir. Pelaku yang merupakan pengamen di kawasan Jatinangor itu nekat menjembret HP korban Lifka Septriani (19) yang tinggal di sebuah tempat kos di Desa Hegarmanah, Kec. Jatinangor.

Aksi penjambretan itu terjadi saat korban Lifka bersama tiga temannya sedang berbicara di pinggir Jalan Raya Jatinangor.

Saat korban Lifka lengah, pelaku AH langsung mejambret HP milik korban yang tersimpan di dalam saku celana bagian kanan dan langsung kabur. “Saat saya sedang ngobrol bersama teman-teman, tiba-tiba dari arah belakang ada seorang laki-laki yang tangannya merogoh saku celana tempat saya menyimpan HP,” kata Lifka saat melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolsek Jatinangor.

Dikatakan, sempat terjadi tarik-menarik antara korban dan pelaku. Namun karena kalah tenaga, korban tak mampu mempertahankan HP-nya. Setelah berhasil mendapatkan barang yang diincarnya, pelaku pun langsung melarikan diri. “Saat tangan pelaku merogoh ke dalam saku, saya sempat mempertahankan HP hingga terjadi tarik-menarik. Tapi AH berhasil mengambilnya setelah memukul tangan saya,” katanya.

Saat itu, korban pun berteriak sehingga menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah warga langsung mengejar AH yang berusaha menyelamatkan diri dari amukan massa. “Saat AH lari, saya langsung berteriak maling. Warga yang melihat langsung mengejarnya dan berhasil menangkapnya,” katanya.

Warga yang berhasil menangkap AH langsung menghakiminya hingga babak belur. Kebetulan saat itu, HP milik korban masih dalam tangannya. Sejumlah warga sepertinya kesal melihat ulah AH yang dinilai meresahkan. Namun beruntung saat aksi massa berlangsung, petugas kepolisian yang tidak jauh dari lokasi kejadian dengan sigap langsung mengamankan AH.

Sumber : Klik-Galamedia