Jatinangor Minim Garis Penyeberangan

by -13 views

Jatinangorku.com – Sejumlah mahasiswa dan warga pejalan kaki mengaku khawatir karena di Jln. Ir. Soekarno, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang garis penyeberangan atau zebra cross. Mereka menilai, zebra cross sangat penting karena menyangkut keamanan dan keselamatan pejalan kaki saat melintas.

Lina (30), salah seorang warga Dusun Sukawening, Desa Hegarmanah, Kec. Jatinangor, mengatakan, Jln. Ir. Soekarno cukup rawan kecelakaan karena tidak ada ruang perlintasan.

“Beberapa hari ke belakang, seorang siswa perempuan tertabrak pengendara roda dua saat melintas di jalan depan kantor Desa Hegarmanah. Untung saja dekat puskesmas, jadi anaknya masih bisa tertolong,” kata Lina kepada “GM” di Jatinangor, Senin (8/9).

Kejadian serupa, lanjutnya, bukan hanya terjadi di lintasan itu, tapi juga di beberapa titik lainnya. Kebanyakan area perlintasan tersebut berada di belokan seperti Universitas Padjadjaran (Unpad) dan SMPN Jatinangor.

Dikatakannya, area yang sering digunakan untuk melintas oleh kalangan umum yakni di depan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Jatinangor, depan kampus Unpad, depan kantor Desa Hegarmanah, dan depan kantor Kec. Jatinangor.

Hal senada diungkapkan Irma (25), salah seorang pemilik kios di depan Puskesmas Jatinangor. Menurut Irma, di depan kiosnya sering terjadi kecelakaan, karena jalur tersebut kerap dijadikan perlintasan umum.

“Kadang setiap pagi suami saya membantu untuk menyeberangkan siswa. Karena, suami saya khawatir terjadi kecelakaan lagi. Dulu pernah ada seorang pelajar yang meninggal tertabrak motor di daerah itu,” terang Irma.

Irman berharap pihak terkait segera tanggap mengupayakan pembuatan zebra cross di titik perlintasan karena sangat penting untuk kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki.

“Harus ada pula rambu-rambu agar pengendara waspada. Kejadian yang sudah-sudah biar jadi pelajaran. Sekarang harus ada antisipasi agar tidak ada lagi kecelakaan,” ujarnya.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/