Jatinangor Tanpa Plastik : Inspiring Session & Creative Workshop

by -27 views

Jatinangor Tanpa Plastik : Inspiring Session & Creative Workshop

Jatinangorku.comJatinangor Tanpa Plastik (Japlas) adalah social environmental campaign dengan slogannya yang khas, “Satu Plastik Seribu Tahun”, yang diusung oleh mahasiswa Humas A 2011 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. Bekerjasama dengan Indonesia Diet Kantong Plastik dan Badan Pengelola Lingkungan Hidup Jawa Barat, Japlastelah berhasil mengadakan Inspiring Session and Creative Workshoppada hari Kamis, 5 Juni 2014 bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Bale Santika Universitas Padjadjaran, Jatinangor.

Acara yang dimulai pukul 13.00 ini merupakan main event dari pelaksanaan rangkaian campaign Jatinangor Tanpa Plastik.Acara ini terbagi dalam 3 sesi inspiring session, sesi pertama dimulai dengan pemaparan “Kreatif Bersama Plastik” oleh Prapti Wahyuningsih (Sekolah Hijau Lestari), sesi kedua “Alternatif Penggunaan Plastik” oleh Anilawati Nurwakhidin (Yayasan Pengembangan Biosains dan Bioteknologi), kemudian dalam sesi berikutnya adalah “Bahaya Plastik”dari Nita Sofiani (Miss Earth Indonesia 2013) yang memberikan pemaparan mengenai bahaya plastik dalam bentuk sharing session. Insipring session disusul dengan CreativeWorkshopbersama anak-anak dari Sekolah Hijau Lestari.

Peserta juga disuguhkan banyak hiburan dengan penampilan dari Plastik Percussion (Sekolah Tinggi Seni Indonesia, Bandung),  Drama Pantonime dari GSSTF (Gelanggang Seni Sastra Teater dan Film) Unpad, Trashion Show (Fashion Show, Busana dari Plastik Bekas), serta  Gigolos (Saman FTG Unpad).Terdapat pula pameran barang-barang kreatif yang terbuat dari sampah bekas bungkus makanan dan pameran foto 10 besar para peserta Japlas Photo Competition.

Antusiasme peserta terbilang tinggi dilihat dari penjualan tiket yang telah terjual habis sebanyak 200 seats dalam waktu singkat. Peserta yang hadir pun tidak hanya berasal dari kawasan Unpad atau Jatinangor  saja, tetapi banyak juga yang datang dari Teknik Lingkungan Itenas, UIN Sunan Gunung Djati, UGM, UNPAR, dan ITB.

Kawasan pendidikan Jatinangor ini sendiri menghasilkan sampah sebanyak 0,05 liter per hari.Kemudian dari sumber yang sama, menurut Komunitas Peduli Sampah Jatinangor (KPSJ), dari seluruh jenis sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), 30% diantaranya adalah plastik.  Hal ini menjadi sebagian kecil dari faktor pendorong bagi kami untuk membuat Jatinangor Tanpa Plastik.

Tujuan dari Japlas pun adalah berkontribusi aktifmenarik partisipasi masyarakat Jatinangor dalam aksimengurangi penggunaan plastik sehingga tercapainya pengurangan jumlah penggunaan plastik di Jatinangor. Diharapkan setelah berpartisipasi dalam acara ini, tumbuhlah rasa tanggung jawab lebih pada bumi dalam membantu merawat lingkungan sekitar demi bumi yang lebih baik.

Perlu diketahui bahwa Jatinangor  Tanpa Plastik sebelumnya telah melaksanakan berbagai rangkaian acara menyentuh aspek kognitif, afektif, dan konatif para peserta yang terlibat sejak bulan April lalu. Rangkaian acaranya mencakup Long March, Propaganda Bom Plastik, Japlas Photo Competition, serta Japlas Rush dalam pre event dan Inspiring Session & Creative Workshop dalam main event. Tidak berhenti disitu saja, Japlas akan menempatkan Bank Plastik sebagai pasca event yang akan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 9 Juni 2014