Jembatan Cipameungpeuk Sumedang Terbelah

by -64 views

Jembatan Cipameungpeuk Sumedang Terbelah

Jatinangorku.com – Jembatan Cipameungpeuk yang menghubungkan Desa Cipameungpeuk dan Kelurahan Regol Wetan Kecamatan Sumedang Selatan terbelah dua, Kamis malam (1/5/2014) pukul 19.30. Meski belum runtuh seutuhnya, jembatan ini dipastikan akan ambruk jika air sungai terus menerpa tiang jembatan ini. Jembatan ini terbelah diduga karena tidak tahan terhadap kikisan air sungai sehingga tiang penyangga jembatan di bagian tengah ambruk, sehingga badan jembatan menjadi terbelah tepat di tengah. Sementara, kedua ujung jembatan retak terangkat.

Akibatnya, warga dari enam desa di Kecamatan Sumedang Selatan yaitu Desa Citengah, Cipancar, Baginda, Sukagalih, Gunasari, dan sebagian Cipameungpeuk, yang berada di sebelah timur alun-alun Sumedang yang dipisahkan oleh Sungai Cileuleuy dipastikan terisolir. Satu-satunya akses jalan alternatif yang bisa digunakan untuk mencapai pusat kota adalah berputar melalui Cirangkong-Margamekar-Sukajaya, dengan jarak tempuh belasan kilometer.

Lurah Cipameungpeuk, Dadang J Hamdan mengatakan, tanda-tanda jembatan akan belah diketahui oleh stafnya yang sedang piket di Kantor Kelurahan.

“Saat itu staf saya mau membeli nasi goreng, dan melihat retakan semakin besar di atas jembatan. Dia lapor kepada saya, dan saya langsung meninjaunya. Melihat retakan tersebut, saya langsung mengontak kecamatan dan aparat kepolisian, sehingga jalan langsung ditutup,” tutur Dadang.

Jembatan Cipameungpeuk yang retak saat ini merupakan hasil pelebaran yang dilakukan sekitar tahun 2008. Diduga tiang jembatan tidak tahan terhadap kikisan arus sungai Cileuleuy dan jebol. Bahkan setahun sebelumnya, sekitar awal 2013, tebing di sisi barat jembatan juga mengalami longsor akibat kikisan air, dan mengancam aktivitas Sub Terminal Cipameungpeuk yang berada tidak jauh dari jembatan tersebut

Sumber : http://www.inilahkoran.com/