Jembatan Sayang Jatinangor Diuruk “Rereongan”

by -231 views



JATINANGOR (GM) – Rusaknya jalan alternatif jalan Desa Sayang, Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang, termasuk jembatan Sayang, mengundang kepedulian aparat TNI dan Polri. Untuk itu Satbrimob Polda Jabar serta warga melakukan kerja bakti menguruk jembatan, Sabtu (7/7).

Ikut hadir Danramil Jatinangor, Kapten (Inf.) Cumintra beserta 10 anggotanya, 20 anggota Satbrimob, puluhan warga yang dipimpin langsung Kepala Desa, Dodi Kurniadi serta tokoh masyarakat, H. Iing Sukardi.

Pantauan “GM”, selama pengurukan dilakukan, untuk sementara Jln. Sayang ditutup. Namun setelah pengurukan yang dilakukan dengan alat berat itu selesai, jalan pun kembali dibuka.

Iing mengatakan, jalan Desa Sayang yang berbatasan dengan Desa Cikeruh, juga jembatannya saat ini rusak berat. “Banyak pengendara sepeda motor terjatuh, sehingga mengundang kepedulian warga dan anggota TNI/Polri untuk melakukan kerja bakti,” katanya.

Salah seorang warga, Dede Nana menyatakan, amburadulnya jalan dan jembatan yang nyaris putus seharusnya mendapat perhatian dari Pemkab Sumedang.

“Kita tidak mengerti, upaya pihak Pemda Sumedang ini sejauh mana. Padahal wilayah Jatinangor penyumbang PAD (pendapatan asli daerah) terbesar bagi Kab. Sumedang. Sayang perbaikan jalan dan jembatan hingga kini belum juga tersentuh,” katanya.

Sementara Kepala Desa Sayang, Dodi Kurniadi mengatakan, rencananya Pemda Sumedang akan melakukan perbaikan pada Oktober mendatang. “Perbaikan jembatan Sayang telah diprogramkan tahun ini. Mudah-mudahan tidak mundur,” katanya.

Pada kesempatan tersebut ia juga berterima kasih kepada semua pihak terkibat dalam pengurukan jembatan sehingga kondisinya kini tidak terlalu mengkhawatikan lagi.

Sumber : klik-galamedia