Kampus IPDN Dianggap Sebagai Tempat Revolusi Mental

by -105 views

 

 

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) merupakan kampus revolusi mental. Para praja IPDN diminta aktif untuk ikut menggerakkan masyarakat..

IPDN ini kampus revolusi mental. Jangan mau kalah dengan alumni Akpol (Akademi Kepolisian), Akmil (Akademi Militer),” ujar Tjahjo, saat di Kampus IPDN, di Sumedang, Jawa Barat, Rabu (13/4) kemarin.

Rekrutmen praja IPDN, sambung Tjahjo, harus terbuka dan adil.

“Silakan mau anak jenderal, gubernur, direktur jenderal sampai yang miskin boleh masuk IPDN melalui proses terbuka,” kata Tjahjo.

Tjahjo juga mencatat bahwa sekitar 29 praja IPDN telah dipecat dengan berbagai alasan. “Ada yang dipecat karena berkelahi. Kekerasan ini jangan terjadi lagi di IPDN,” ucap Tjahjo.

Selain itu, Tjahjo juga mengapresiasi sejumlah program-program bagi praja IPDN yang telah berjalan dan diterima dengan baik.

“Selama belajar di kampus ini memang jangan hanya kutu buku harus membaur dengan masyarakat. Sudah ada program banyak memang seperti bedah rumah, donor darah, bakti sosial, menyisihkan uang jajan untuk bantu masyarakat. Ini positif,” tutup Tjahjo