Kampus IPDN Hapus Kesan Tertutup

by -260 views


JATINANGOR (4/12)

Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Jalan Raya Jatinangor, Kab. Sumedang berusaha untuk menghapus kesan tertutup, terutama bagi masyarakat sekitar kampus.

Demikian dikatakan Kepala Biro Perencanaan dan Adminitrasi Kampus IPDN, Drs. Arief M. Edie, M.Si. kepada “GM” di Jatinangor, Sabtu (1/12). Menurut Arief, agar kampus IPDN tidak terkesan tertutup, pihaknya terus melakukan sejumlah langkah.

“Salah satu langkah IPDN adalah membangun puskesmas yang beroperasi 24 jam lengkap dengan dokter jaganya. Puskesmas di kampus IPDN tersebut hanya belasan meter dari Jalan Raya Jatinangor. Puskesmas tersebut, selain untuk civitas akademika IPDN, termasuk ribuan praja, juga untuk masyarakat,” terangnya.

Dikatakan Arief, Puskesmas di kampus IPDN tersebut direncanakan akan beroperasi bulan ini atau paling lambat Januari mendatang. “Sebelumnya, puskesmas berada di bagian atas kampus IPDN. Agar tidak terkesan tertutup, puskesmas kini berada di bawah sehingga mudah dijangkau masyarakat,”katanya.

IPDN memang ingin dekat dengan masyarakat. “Puskesmas di kampus IDPN yang beroperasi 24 jam tersebut juga ada Unit Gawat Darurat (UGD)-nya. Ini bukan untuk kepentingan praja saja, namun juga bagi masyarakat, kita terbuka,” katanya.

Ketika ditanya terkait keberadaan minimarket yang kini tengah dibangun di lahan kampus dan dipertanyakan sejumlah pihak, Arief mengatakan, minimarket tersebut telah mendapat izin dari Menteri Keuangan. “Ini tidak menyalahi karena ada izin resmi Menteri Keuangan. Lahan di kawasan kampus IPDN disewa salah satu perusahaan,” katanya.

Minimarket tersebut kata Arief merupakan upaya membangun pusat bisnis di kampus UPDN. “Juga sarana mendekatkan diri dengan masyarakat. Selain minimarket, di kampus IPDN pun ada bank berikut ATM, juga kantor pos. Ini pun bisa dinikmati masyarakat,” katanya.

Saat ini dari sisi perberdayaan masyarakat sekitar kampus, pihaknya telah melakukan kerja sama dalam pengelolaan kantin, peternakan, dan pertanian di kawasan kampus IPDN.

sumber : klik-galamedia