Kapolri Akan Berikan Kuliah Umum di Unpad, Kamis 22 Desember

by -63 views

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian akan memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Universitas Padjajaran (Unpad) Jatinangor, Kamis (22/12/2016) di Gedung Bale Sawala Unpad Jatinangor. Kapolri akan memberikan kuliah umum dengan  tema “Kebijakan Polri Dalam Menjaga Keutuhan, Kerukunan da  Toleransi di Indonesia.

Berdasarkan rilis yang diterima Tribun, kuliah umum tersebut diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unpad. Kegiatan tersebut  akan dibuka oleh Rektor Unpad,Tri Hanggono Achmad. Sedangkan, yang akan menjadi sebagai moderator Dosen Administrasi Publik Unpad , Yogi Suprayogi Sugandi.

Didalam rilis tertulis, menjaga kerukunan antar umat beragama merupakan hal yang penting yang seharusnya dilakukan setiap individu pemeluk agama. Hal ini merupakan hal penting karena menjaga kerukunan berarti memahami nilai-nilai berbeda dalam agama masing-masing namun memiliki satu tujuan yaitu mencari kebahagiaan, sehingga apabila semua individu pemeluk agama sudah mengerti arti dari menjaga keutuhan , nilai-nilai beragama dan toleransi beragama maka kerukunan antar umat beragama dapat terbentuk dengan sendirinya.

Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan tempat yang indah dan nyaman bagi berbagai macam suku, agama, ras, dan antar golongan. Tentunya hal tersebut dibalut dengan sebuah nilai-nilai yang kuat serta mendarah daging bagi setiap manusia yang hidup di Indonesia.

Nilai- nilai yang membungkus kuat kehidupan yang saling berdampingan di negeri ini hanya satu Bhineka Tunggal Ika. Seperti yang tertuang dalam pembukaaan UUD 1945 pasal 29 ayat 2 disebutkan bahwa negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

Oleh karena itu kita sebagai warga negara sudah sepatutnya menjunjung tinggi sikap saling toleransi antar umat beragama dan saling menghormati antar hak dan kewajiban yang ada diantara kita demi keutuhan negara.

Melalui acara itu diharapkan mahasiswa mampu menjadi penguat bagi eratnya persaudaraan bangsa di Indonesia dan menjadi mitra Polri sebagai agent of change, yang memiliki fungsi sebagai kontrol sosial serta menjadi pemberi pandangan yang menyejukkan disetiap permasalahan bangsa sehingga mahasiswa dapat menjadi satu-satunya barisan netral yang mengedapankan nilai- nilai kebhinekaan.