Kapolri Jamin Keamanan Natal dan Tahun Baru

by -18 views

Operasi Lilin tahun 2016, lebih ditujukan untuk mengatasi potensi ganguan keamanan saat Natal dan Tahun Baru. Hal tersebut diungkapkan Kapolri, Jend Pol Tito Karnavian usai memberikan kuliah umum “Kebijakan Polri Dalam Menjaga Keutuhan, Kerukunan dan Toleransi di Indonesia” di Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (22/12/2016).

Menurutnya, Operasi Lilin Tahun 2016 akan berlangsung dari tangal 23 Desember 2016 hingga 2 Januari 2017. Targetnya mengamankan perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru, khususnya untuk mengatasi ganguan teroris, maupun konflik yang menyangkut keagamaan. ‎

Selain kejahatan terorisme, lanjut Tito, pengamanan juga dilakukan untuk mengantisipasi kejahatan konvensional seperti pencurian. Sebab banyak rumah-rumah yang ditinggalkan, saat memasuki masa liburan.

Dalam Operasi Lilin, lanjut Tito, pihaknya akan menerjunkan 150 ribu personel yang terdiri dari 80 ribu personel Polri, 15 ribu Personel TNI, serta Satpol PP dan beberapa elemen masyarakat.‎

“Jumlah angota personel yang dilibatkan kurang lebih 150 ribu seluruh Indonesia dengan rincian Polri sebanyak 80 ribu personil, TNI sebanyak 15 ribu dan sisanya dari Satpol pp serta lainnya,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik dalam libur panjang, lanjut Tito, pihaknya akan mengamankan lalulintas bekerjasama dengan Kementrian Perhubungan dan Jasamarga.