Kapolri Sebut ISIS Akan Terus Serang Pemerintah

by -14 views

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, sejumlah aksi dan tindakan teror yang terjadi di Indonesia bukan merupakan pelaku terorisme yang pahamnya lahir dan berkembang di Indonesia.

“Apalagi (mereka) tidak dibiayai oleh Indonesia. Tapi terorisme di Indonesia itu merupakan jaringan internasional. Jaringan teroris global. Kalau dulu Al Qaeda nah sekarang ISIS,” ujar Tito saat memberikan Kuliah Umum di Bale Sawala Kampus Unpad Jatinangor, Kamis (22/12/2016).

Menurut Tito, aksi teroriseme di Indonesia tidak akan terselesaikan jika ISIS masih ada. Polri hanya mampu menekan aksi terorisme yang ada di Indonesia secara maksimal. Selama ISIS masih belum dikalahkan, doktrin jihad yang berpaham radikal akan terus bangkit.

Tito mengatakan, berbeda dengan kiprah Al Qaeda yang hanya mampu bertahan selama 10 tahun. Namun, ISIS tidak mudah untuk dilumpuhkan karena memiliki beberapa agenda untuk mendirikan Daulah Khilafah.

“Kalau Al Qaeda itu kan menyerang Rusia dan Amerika yang merupakan negara super power. Tragedinya salah satunya 911. Amerika dan Rusia ini bergabung untuk menghancurkan Al Qaeda. Nah kalau ISIS nyerang pemerintah untuk membuat Daulah Khilafah,” katanya