Kasat Narkoba Polres Sumedang Tak Tega Kalau Menangkap Anak-anak Pelanggar Hukum

by -63 views

Kasat Narkoba Polres Sumedang Tak Tega Kalau Menangkap Anak-anak Pelanggar Hukum Sang Kasat Narkoba Polres Sumedang tak bisa membandingkan pekerjaannya dahulu sebagai guru dengan pekerjaannya saat ini sebagai polisi.

Baginya, dua profesi tersebut sama-sama memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing dan dirinya mengaku menyukai keduanya.

Hal tersebut diungkapkan AKP Idan Wahyudin, Kasat Narkoba Polres Sumedang, ketika ditemui Tribun Jabar di Markas Polres Sumedang, 

“Kalau ditanya enak mana sih, sama sama enak,” ujarnya sambil tertawa kecil.

Hanya, menurutnya, terdapat perbedaan besar antara menjadi guru dengan menjadi anggota polisi.

Menjadi guru lebih condong melakukan pendekatan pada anak-anak didiknya agar anak-anak didiknya menjadi lebih terbuka dan dapat menyerap pelajaran dengan baik.

Sementara menjadi polisi lebih condong melakukan pendindakan pada orang-orang yang melanggar aturan, terkadang ketika melakukan penindakan dirinta harus bersikap tegas dan tidak terpengaruh faktor luar.

Dirinya mengaku baik menjadi guru dan mengajar maupun menjadi polisi dan menegakkan hukum sama-sama disukainya.

“Toh secara tugas ada kemiripan, sama-sama membimbing,” ujar AKP Idan.

Dirinya mengaku merasa lebih berat bila menangkap pelanggar hukum yang masih berusia anak-anak atau remaja.

Rasanya seperti menangkap siswa yang disayanginya.

“Tapi mau bagaimana lagi, polisi kan jangan pandang bulu,” ujarnya.

Sumber : http://jabar.tribunnews.com