Kawasan Bandung Timur Butuh Rumah Sakit Khusus Buruh Industri

by -79 views
Bandung Timur merupakan kawasan industri yang mayoritas warganya bekerja sebagai buruh industri. Keberadaan mereka merupakan aset tersendiri bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat karena mendukung pergerakan roda ekonomi.
Maka dari itu, keberadaannya perlu didukung oleh fasilitas yang dapat menunjang keseharian mereka seperti fasilitas rumah sakit.
Salah satu hal yang dapat dilakukan di kawasan itu adalah dengan mendorong Balai Kesehatan Kerja Masyarakat (BKKM) Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat yang terletak di Rancaekek, Kabupaten Bandung, menjadi Rumah Sakit Ketenagakerjaan.
Wakil Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat Yomanius Untung mengatakan, hadirnya rumah sakit di kawasan Bandung Timur yang notabene daerah industri agar masyarakat sekitar dapat dirasakan langsung manfaatnya.
“BKKM harus dikembangkan mengingat lokasinya yang strategis sebagai daerah industri Bandung Timur,” kata Untung di Bandung, Minggu (19/2/2017).
Namun, nomenklatur balai kesehatan kerja tidak dikenal pada Kementerian Kesehatan sehingga BKKM akan sulit untuk mendapatkan alokasi anggaran dari APBN dan selama ini BKKM tersebut mendapatkan anggaran dari APBD Provinsi Jawa Barat.
Menurutnya, selama statusnya masih sebagai balai maka BKKM Diskes Jabar tidak akan bisa mendapatkan alokasi anggaran dari APBN dan akan sulit untuk berkembang.
Agar kualitas BKKM Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat tersebut menjadi lebih baik, lanjut dia, maka statusnya harus berubah menjadi Rumah Sakit Ketenagakerjaan.
“Kami ingin keberadaan BKKM ini kalau sudah menjadi RS Ketenagakerjaan nantinya tidak hanya melayani pekerjaan saja tapi juga masyarakat di sekitarnya seperti dari Tanjung Sari, Sumedang,” kata dia.
Ia menambahkan berdasarkan hasil kunjungan kerja Komisi V DPRD Jawa Barat beberapa waktu lalu ke BKKM tersebut ada sejumlah kendala yang dihadapi terkait rencana perubahan status BKKM menjadi rumah sakit.
Salah satu kendala tersebut, kata Untung, ialah masih perlu pembebasan tanah agar nantinya rumah sakit ini bisa menjadi rumah sakit Tipe B yang tentunya membutuhkan area yang cukup luas untuk menampung sekitar 200 tempat tidur serta kebutuhan ruang lainnya