Kawasan Pendidikan Jatinangor Cuma Jargon

by

dimasdado

jatinangorku.com – Kawasan Pendidikan Jatianangor yang sering dijadikan konsep penataan di wilayah barat Sumedang kini hanya sebuah jargon yang terus didengungkan pemkab Sumedang.

Pasalnya, tidak pernah ada penataan di wilayah ini sebagai konsep kawasan pendidikan.

“Kawasan Pendidikan Jatinangor yang ada di bagian barat Sumedang tanpa penataan yang baik. Kecamatan Jatinangor yang menjadi tempat beberapa perguruan tinggi negeri tersebut menjadi seolah kawasan modern dengan penataan sekelas kecamatan. Oleh karenanya kawasan pendidikan itu hanya sebuah jargon saja,” kata Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sumedang Rachmat Juliadi, Selasa (4/5/2013).

Menurut Rahmat, ada kondisi saling lempar tanggung jawab atas keberadaan kawasan dengan beberapa perguruan tinggi kelas nasional itu. Tidak ada perhatian khusus untuk menata kawasan pendidikan tersebut baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemkab untuk mengurus kawasan yang sangat cepat berkembang tersebut.

Pemerintah Pusat yang juga berkepentingan karena perguruan tinggai yang ada di sana merupakan perguruan tinggi berkelas nasional, bahkan internasional, pemprov pun demikian karena disebut sebagai penggagas kawasan pendidikan, dan pemkab menjadi penanggungjawab karena keberadaan wilayah itu.

“Keadaan kawasan pendidikan Jatinangor saat ini terbengkalai. Beberapa titik sudah sangat semrawut. Tidak ada pengelolaan yang bagus seperti drainase, sampah, pengelolaan air,” kata Rahmat.

Selain itu, lanjut dia, tempat pemukiman untuk kost-kostan pelajar juga berkembang tanpa terkendali. Pemukiman-pemukiman penduduk semakin tergeser oleh perkembangan pembangunan. Semestinya, pemkab memperhatikan keadaan Jatinangor jika ingin mendapat keuntungan lebih dari sana.

Jatinangor merupakan sebuah potensi bagi Sumedang untuk kesejahteraan masyarakat Sumedang,” kata Rahmat.

Dia mengatakan, keberadaan institusi pendidikan yang ada di Jatinangor merupakan sebuah peluang. Di Jatinangor, ada Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN), Institut Koperasi Indonesia (Ikopin), Universitas Padjadjaran (Unpad), dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Keberadaan perguruan tinggi ini menjadikan Jatinangor sebagai miniatur Indonesia dengan keterwakilan pelajar dari berbagai penjuru tanah air.[ito]

sumber: inilahjabar