Kebutuhan Tol Cileunyi-Garut-Tasik Mendesak

by -67 views

 

Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, mengungkapkan, realisasi pembangunan jalan tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya (Cigatas) masih belum pasti. Karenanya ia mendesak pemerintah pusat segera memberikan kepastian pelaksanaan pembangunan jalan tol sepanjang sekitar 100 km itu.

“Hingga saat ini sebenarnya masih belum ada kepastian kapan tol Cigatas ini mulai dibangun. Masih belum ada kepastian dari pemerintah pusat. Karenanya saya akan melayangkan surat desakan agar pembangunan tol yang sangat vital ini segera ada kepastian,” kata Bupati, seusai sidak di kantor Setda lama, Jalan Mayor Utarya, Kota Tasikmalaya, Senin (11/7).

Menurut Uu, pembangunan jalan tol Cigatas sebenarnya sudah sangat mendesak. Setiap tahun kepadatan arus lalu-lintas Taeikmalaya-Bandung terus meningkat. Tetapi entah kenapa pemerintah pusat seperti kurang peduli. Bahkan lebih mementingkan pembangunan tol luar Jawa dengan jumlah penduduk yang masih jarang.

“Musim mudik dan balik Idulfitri tahun ini, terjadi peningkatan velome kendaraan hingga 60 persen. Hari ini saja jalur Gentong masih dilanda kemacetan. Saya akan melayangkan surat meminta kepastian ke pemerintah pusat melalui provinsi. Mudah-mudahan ada perhatian,” kata Bupati.

Diungkapkannya, perancang jalan tol Cigatas ternyata asli Tasikmalaya. Tepatnya di Kecamatan Jamanis. “Kami sempat bertemu dan melakukan perbincangan cukup detail terkait teknis. Tapi kebijakan kapan akan mulai dibangun, masih belum ada kepastian. Apakah tahun 2017 atau tahun 2018 belum ada kepastian,” ujar Uu.

Pihak Pemkab Tasikmalaya sendiri sudah mengajukan minimal dua gerbang keluar dan masuk tol Cigatas. Yaitu di Ciawi dan Rajapolah, untuk memacu pertumbuhan ekonomi di kedua kecamatan itu. Di sanq ada dua komoditas unggulan yaitu kerajinan tangan serta komoditas pertanian dan peternakan.

“Minimal ada dua pintu gebang keluar masuk tol. Diharapkan setepah kami melayangkan surat ke pemerintah pusat, ada perhatian dan jalan tol yang kita dambakan bersama ini bisa segera direalisasi,” kata Bupati