Kejar WTP, Jabar Kebut Laporan Keuangan

by -33 views
Badan Pemeriksaan Keuangan melakukan exit meeting dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat setelah sebelumnya melakukan pendampingan pada proses penyusunan laporan keuangan tahun anggaran 2016.
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan tetap optimis Provinsi Jawa Barat mampu mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke enam kalinya secara berturut-turut dalam laporan keuangan anggarannya.
“Optimis, kalo kita WTP kan jadi ke enam kalinya,” ungkap Gubernur yang biasa disapa Aher ini kepada wartawan usai melakukan pertemuan dengan BPK, di Gedung Sate, Bandung, Kamis (23/3/2017).
Nantinya kata Aher, setelah BPK melakukan supervisi selama 40 hari yang lau, pihaknya siap menyelesaikan laporan keuangan untuk nantinya disetorkan kepada BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat pada 27 Maret mendatang.
“BPK itu melakukan pemeriksaan awal sebelum pemeriksaan rinci untuk mendampingi kita agar membuat laporan yang lebih baik sebelum dikirim ke BPK Perwakilan Jabar,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan awak tersebut, lanjut Aher, ada sejumlah catatan-catatan dalam laporan keuanganannya, sehingga dari catatan tersebut BPK sudah melihat laporan keuangan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat bagus. Sehingga aman dan tugas BPK pun selesai.
“Dan selanjutnya kita menyelesaikan laporan keuangan, nanti di setor ke BPK Perwakilan Jabar tanggal 27 maret, selanjutnya 3 april BPK masuk Pemprov lagi untuk memeriksa secara terperinci,” ungkapnya.
Hal ini menurut Aher sangat membantu lantaran proses penyusunan laporan sebelumnya selalu menyita waktu, sebab evaluasi dilakukan di akhir setelah laporan keuangan rampung seluruhnya. Namun kali ini BPK melakukan pendampingan dari mulai penyusunan laporan, sehingga kesalahan-kesalahan yang terjadi dapat diperbaiki sedini mungkin. Sehingga laporan yang masuk BPK nantinya sudah baik.
“Ini supaya laporan beres dan tidak ada revisi-revisi lagi, agar pas masuk itu final, dan efektifitas waktu juga,” pungkasnya