Kejari Cimahi Periksa Bupati Sumedang

by -29 views

Jatinangorku.com – Pengungkapan kasus korupsi surat perintah perjalanan dinas (SPPD) DPRD Kota Cimahi tahun anggaran 2011 memasuki babak baru. Kali ini, bupati Sumedang Ade Irawan dikabarkan tengah diperiksa oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cimahi, Senin (8/9/2014).

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cimahi Fadlul Azmi saat dihubungi melalui telepon selulernya membenarkan pemeriksaan itu. Saat ini, kata dia, pihaknya sedang meminta keterangan Ade Irawan sebagai saksi selaku mantan Ketua DPRD Kota Cimahi tahun 2011.

“Memang benar sedang diperiksa sebagai saksi. Tapi untuk lebih jelasnya silahkan hubungi penyidik yang tengah bertugas,” katanya, kepada wartawan, Senin (8/9/2014).

Fadlul mengaku belum tahu detail pemeriksaan karena saat ini sedang cuti. “Tadi anak buah saya melaporkan ke saya bahwa hari ini memang mereka sedang melakukan pemeriksaan (Ade Irawan),” ujarnya.

Dia kembali menegaskan komitmen pihaknya sebagai penegak hukum akan menuntaskan kasus tersebut.

Sementara itu, wartawan yang berusaha meminta keterangan langsung dari pihak penyidik belum berhasil. Menurut informasi, pemeriksaan masih berjalan.

Seperti diberitakan INILAH beberapa waktu lalu, Kejari Kota Cimahi telah menetapkan dua tersangka berinisial N dan E atas kasus dugaan korupsi SPPD anggota DPRD Kota Cimahi tahun anggaran APBD 2011.

Berdasarkan perkembangan penyidikan dan bukti, pada bulan April lalu Kejari Cimahi kemudian menetapkan tujuh tersangka baru yang diduga ikut terlibat dalam kasus korupsi SPPD DPRD Kota Cimahi. Ketujuh tersangka baru itu yakni ES, RT, RS, DAN, N, IN dan RMM.

Menurut pengamat Hukum Kardin Pandjaitan, kasus tersebut kesannya diskriminatif. Justru orang yang memiliki kebijakan (Mantan Ketua DPRD Cimahi Ade Irawan) tidak tersentuh. Malah bawahannya yang dijadikan tersangka.

Dijelaskannya, orang yang memiliki kebijakan tentu berbeda dengan pelaksana kebijakan. Idealnya, ada upaya penegakan hukum yang dinamis, pengungkapan tidak hanya berhenti sampai pelaksana tingkat bawah saja.

Penanganan kasus kepada mantan Ketua DPRD Kota Cimahi ini terkesan memakan waktu yang cukup lama. Hal itu menimbulkan kecurigaan dari masyarakat pada penegak hukum

Sumber : http://www.inilahkoran.com/