Kekeringan Meluas di Sumedang Petani Kesulitan Pasokan Air

by -55 views

Jatinangorku.com – Kekeringan di sejumlah wilayah di Kabupaten Sumedang terus meluas. Akibatnya, sejumlah petani mengeluh karena kesulitan mendapatkan pasokan air untuk mengairi lahan pertanian. Diprediksi kekeringan telah mencapai ribuan hektare sawah yang ada di wilayah Sumedang.

“Sebenarnya hal ini (kekeringan, red) sudah kami prediksi dari awal. Hanya saja kala itu sangat sulit bagi kami untuk meyakinkan masyarakat (petani) supaya bisa memilih waktu yang tepat jika ingin menanam padi,” kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kab. Sumedang, Ir. Yosep Suhayat, M.M. kepada “GM”, Senin (8/9).

Menurutnya, kekeringan hampir merata di wilayah Sumedang. Kondisi paling parah terjadi di daerah tadah hujan, seperti di sebagian wilayah Kec. Situraja, Darmaraja, Tanjungkerta, Buahdua, Tanjungsari, Tomo, dan Ujungjaya. Hal itu disebabkan petani hanya mengandalkan pasokan air hujan.

“Memang saat ini ada beberapa wilayah yang hanya mengandalkan air hujan, sehingga sangat rentan me­ngalami gagal panen akibat kekeringan,” ujarnya.

Bantuan pompa air

Menyikapi persoalan tersebut, pihaknya tengah berusaha membantu petani. Beberapa langakah sedang dirumuskan, di antaranya dengan memberikan bantuan pompa air. Bantuan tersebut diproyeksikan bagi wilayah-wilayah yang memiliki sumber air di sekitar areal pertanian.

Menurut Yosep, sumber air berupa sungai atau selokan lokasinya berada di bawah areal pertanian. Karena itu, pompa air dibutuhkan untuk menyedot air dan mengalirkannya ke sawah. “Untuk beberapa wilayah yang memiliki sumber air, pemerintah daerah telah memberikan bantuan pompa air yang jumlahnya mencapai 30 unit,” ungkapnya.

Agar penyebarannya tepat sasaran, 30 unit pompa itu diserahterimakan kepada kelompok tani. Selanjutnya pompa itu digunakan untuk kepentingan bersama dalam mengatasi kekeringan.

“Sedangkan untuk wilayah langganan kekeringan yang mengandalkan tadah hujan, akan diupayakan melalui program pembuatan sumur pantek. Diharapkan berbagai upaya pemerintah ini dapat meminimalisasi kerugian petani akibat kekeringan,” tegasnya.

Selain itu, kini tengah dipikirkan beberapa pena­nganan lain agar kekeringan tidak semakin luas dan petani tidak mengalami kerugian. Bahkan jika memungkinkan tetap bisa meraih hasil atau panen sesuai waktunya.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/