Keluarga Berperan Aktif Tingkatkan Minat Baca Anak

by -64 views
Keluarga adalah lingkaran pertama dan terdekat untuk menumbuhkan budaya dan minat baca kepada anak-anak. Jika peran keluarga disinkronisasikan dengan program pemerintah dan sekolah maka gerakan literasi akan berjalan dengan lebih baik.
Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat Netty Prasetiyani mengatakan, tantangan Pemerintah Provinsi Jabar dalam menggalakkan gerakan literasi mendapatkan tantangan yang tidak mudah.
Bunda Literasi Jabar ini menjelaskan, salah satu tantangan terberat gerakan literasi adalah kemajuan teknologi yang semakin canggih dan membuat masyarakat baik anak ataupun dewasa semakin malas untuk mencari buku.
“Tetapi mencari informasi lewat gawai atau gadget sangat cepat. Nah itu tantangannya,” kata Netty kepada wartawan usai menghadiri acara ‘West Java Leaders Reading Challenge 2016’ di Gedung Pusdai, Bandung, Senin (19/12/2016).
Dia melanjutkan, jika para siswa sudah paham pentingnya literasi untuk kehidupannya maka mereka akan mampu mengumpulkam, mengolah, dan mengelola informasi untuk dijadikan sebagai jawaban bagi setiap permasalahan yang dihadapi lingkungan masyatakatnya.
Oleh karena itu dia meminta agar masyarakat terus mendukung dan memperbanyak frekuensi gerakan literasi sehingga jangkauannya semakin mencakup warga terutama yang tinggal di daerah tertinggal, terpencil, dan perbatasan.
“Dengan gerakan literasi, mudah-mudahan indeks baca Jawa Barat semakin meningkat, dan siswanya pun dapat menjadi warga yang literal yang mampu membaca bukan hanya yang tertulis tetapi juga situasi. Sehingga nantinya mampu menjadi warga yang mampu membela negara Indonesia dari tantangan dan ancaman,” pungkasnya.