Kesadaran Warga Sumedang Masih Rendah, Jumlah Pelanggar Prokes Lebih 200 Orang per Hari

by -6 views

Kesadaran Warga Sumedang Masih Rendah, Jumlah Pelanggar Prokes Lebih 200 Orang per Hari – Tingkat kesadaran warga Sumedang dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), sampai saat ini masih terbilang rendah.

Hal itu dibuktikan, dengan masih banyaknya warga Sumedang yang terjaring operasi tertib Prokes oleh Tim Penegakan Hukum (Gakum) Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kab. Sumedang.

Sampai-sampai Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Sumedang harus memperpanjang waktu penerapan sanksi administrasi bagi pelanggar tertib Prokes.

Dimana pelaksanaan razia tertib Prokes yang semula akan berkahir sampai Jumat 11 September 2020 lalu, akhirnya harus diperpanjang lagi sampai 14 hari kedepan.

Bahkan pada operasi penegakan Peraturan Bupati Sumedang (Perbup) Nomor 74 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Administratif Terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan tahap III ini pun, jumlah pelanggarnya masih tetap banyak.

“Memang betul, jumlah warga yang kedapatan melanggar prokes pada operasi penegakan disiplin tertib kesehatan tahap III juga masih tetap banyak,” kata Anggota Divisi Gakum Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Sumedang, Yan Mahal Rizzal, Senin 14 September 2020.

Dimana sejak operasi penerapan sanksi administrasi bagi pelanggar tertib kesehatan tahap III ini diberlakukan mulai Sabtu 12 September 2020 lalu, sampai sekarang Tim Gakum yang beranggotakan personel gabungan TNI, Polri, Kejari, Subdenpom dan Satpol PP, masih tetap saja menemukan banyak pelanggaran.

“Pada hari pertama penerapan sangsi tahap III jumlah pelanggarnya ada 211 orang, pada hari kedua Minggu kemarin ada 228 orang, dan hari Senin sekarang pun berdasarkan laporan sementara jumlah pelanggarnya sudah diatas 200 orang,” ujar Kepala Bidang Penegak Peraturan Perundang -undangan Daerah (PPUD) pada Satpol PP Kab. Sumedang.

Atas dasar itu, Rizzal pun meminta kepada masyarakat Sumedang supaya dapat mematuhi Prokes dengan baik, salah satunya selalu memakai masker, rajin cuci tangan menggunakan sabun atau handsanitizer, tetap jaga jarak, dan jauhi kerumumunan.

Baca Juga:  Pegawai RSUD Sumedang Derita Covid-19, 39 Tenaga Medis yang Terpapar Telah Sembuh

Imbauan dan ajuran pemerintah ini, lanjut Rizzal, sebenarnya untuk menyelamatkan masyarakat dari bahaya penyebaran Covid-19.

Karena bagaimanapun juga, tujuan pemerintah daerah memberlakukan Perbup Nomor 74 tahun 2020 ini, semata-mata hanya untuk mendisiplinkan masyarakat agar selalu mematuhi Prokes selama menjalankan aktivitasnya. Supaya masyarakat Sumedang dapat terhindar dari bahaya penularan virus mematikan ini.

 

 

Sumber : https://www.pikiran-rakyat.com/