Ketenagakerjaan Masih Bermasalah

by -38 views

Ketenagakerjaan Masih Bermasalah

Jatinangorku.com – Sistem hubungan ketenagakerjaan di Kab. Bandung, hingga kini masih bermasalah dan berpotensi merugikan buruh. Misalnya ada sejumlah kebijakan perusahaan yang belum mengacu pada ketentuan penerapan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. 

“Pelanggaran ketenagakerjaan di Kab. Bandung, kita nilai masih marak, menyusul pengaduan dari para buruh yang tergabung dalam serikat pekerja yang kita urus,” kata Ketua Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Kab. Bandung, Adang kepada “GM” di Solokanjeruk, Kab. Bandung, Selasa (20/8).

Menurut Adang, bentuk pelanggaran di lapangan, yakni sistem kontrak kerja atau perjanjian kerja waktu tertentu yang masih UU No. 13/ 2003. “Persoalan lainnya, pemberian upah minimum terhadap para pekerja yang masih rendah dan tidak sesuai dengan besaran upah minimum kabupaten (UMK),” katanya.

Permasalahan ini berpotensi menimbulkan gejolak di kalangan para buruh setiap tahun. Persoalan lainnya diduga masih ada sejumlah perusahaan yang tidak menjalankan upah kerja sesuai standar UMK. “Persoalan ini masih ada di lapangan, terutama dilakukan oleh para pengusaha lokal,” tegasnya.

Persoalan lainnya, hak cuti hamil, haid, dan lain-lain yang tidak diberikan atau tidak dibayarkan pihak perusahaan. Padahal, semua ini termasuk hak normatif para buruh.

“Bahkan baru-baru ini kami menyesalkan masih adanya pengusaha yang memberikan tunjangan hari raya (THR) tanpa mengikuti aturan. Artinya, di bawah besaran UMK,” katanya.

Sumber : http://klik-galamedia.com