Keterlambatan Penerbitan E-KTP, Imbas Kasus Korupsi

by -13 views

Keterlambatan penerbitan KTP elektronik (E-KTP) yang terjadi di Kabupaten Sumedang hingga berbulan-bulan lamanya, salah satunya pengaruh terjadinya kasus dugaan korupsi projek pengadaan E-KTP di tingkat pusat yang tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Akibat kasus  tersebut, pemerintah pusat kini ekstra hati-hati dalam melaksanakan projek pengadaan E-KTP. 

Namun, sikap kehatian-hatian itu menyebabkan kiriman blanko kartu e-KTP dari pusat ke daerah, termasuk Kabupaten Sumedang, mengalami keterlambatan hingga berbulan-bulan.

“Kasus e-KTP yang sedang ramai dibicarakan saat ini, memang ada pengaruhnya ke daerah.  Dengan adanya kasus tersebut, mungkin pemerintah pusat lebih berhati-hati lagi dalam melaksanakan projek pengadaan e-KTP. Akan tetapi, itu urusan pusat,  kami tidak mau mengomentarinya lebih jauh. Namun yang pasti dan yang kami diketahui, projek pengadaan e-KTP di tingkat pusat sudah dua kali gagal. Pertama, November 2016. Kedua, Januari 2017. Baru sekarang sukses, hingga Kabupaten Sumedang mendapat droping blanko kartu e-KTP dari pusat sebanyak 10.000 keping,”  ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk Capil) Kabupaten Sumedang, Agus S. Rasjidi  ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 12 April 2017.

Ia mengatakan, tak dipungkiri penerbitan e-KTP  di Kabupaten Sumedang mengalami keterlambatan hingga berbulan-bulan. Sampai-sampai ada masyarakat yang mengeluh sudah 6 bulan lamanya,  pembuatan E-KTP miliknya belum selesai juga. “Bukan hanya 3 bulan. Ada yang sampai 6 bulan,  belum juga dapat e-KTP,” ucap Agus.
 
Keterlambatan itu, kata dia, salah satunya akibat ketiadaan blanko kartu E-KTP kiriman dari pemerintah pusat. Meski demikian, keterlambatan penerbitan e-KTP,  sudah diantisipasi dengan surat keterangan sementara pengganti e-KTP.  

“Baru tanggal 11 April kemarin, Kabupaten Sumedang dapat droping blanko kartu e-KTP sebanyak 10.000 keping. Droping itu pun masih jauh dari kebutuhan sebanyak 46.250 keping. Kebutuhan  blanko kartu e-KTP itu  yang  siap di-print out dan dicetak,” tuturnya.***