Kisah Jatinangor dan Mimosa Kala Itu

by
Jatinangor yang kini dikenal sebagai kawasan pendidikan rupanya mempunyai sedikit potongan masa lalu.
Melalui peninggalan bersejarah seperti menara jam, hatong (direne), gedung Universitas Widaya Mukti yang kini ITB , dan dua makam segi empat yang tak terawat kita dapat menelurusi jejak sejarah Jatinangor.
Sebelum 1841, Jatinagor merupakan lahan perkebunan teh yang terus berkembang menjadi perkebunan karet. WA Baron Baud alis Baron Baud, Administratur Perkebunan Jatinangor merupakan pemilik “Cultuur Ondernemingen van Maatschappij Baud”. Keberhasilannya membuka perkebunan karet di daerah Bolang telah membuka mengantarkan kesuksesan mendulang, 14 perkebunan karet lain seperti Perkebunan Cikasungka Bogor, Perkebunan Teh Ciumbuleuit Utara Kota Bandung, dan Pamegatan Garut.
Mengingat harta kekayaannya yang berlimpah, Baron Baud berniat mencarikan ahli waris. Di Buiten Zorg, Baron Baud menyuruh pegawai sipil bernama Meertens untuk mengapdosi seorang anak wanita hasil hubungan Baron Baud dengan Nyai , Mimosa namanya. Mimosa pun secara legal diakui sebagai ahli waris meski tetap tinggal di kampong dengan ibunya yang telah menikah dengan seorang kusir kereta
Jatinangor yang kini dikenal sebagai kawasan pendidikan rupanya mempunyai sedikit potongan masa lalu.
Melalui peninggalan bersejarah seperti menara jam, hatong (direne), gedung Universitas Widaya Mukti yang kini ITB , dan dua makam segi empat yang tak terawat kita dapat menelurusi jejak sejarah Jatinangor.
Sebelum 1841, Jatinagor merupakan lahan perkebunan teh yang terus berkembang menjadi perkebunan karet. WA Baron Baud alis Baron Baud, Administratur Perkebunan Jatinangor merupakan pemilik “Cultuur Ondernemingen van Maatschappij Baud”. Keberhasilannya membuka perkebunan karet di daerah Bolang telah membuka mengantarkan kesuksesan mendulang, 14 perkebunan karet lain seperti Perkebunan Cikasungka Bogor, Perkebunan Teh Ciumbuleuit Utara Kota Bandung, dan Pamegatan Garut.
Mengingat harta kekayaannya yang berlimpah, Baron Baud berniat mencarikan ahli waris. Di Buiten Zorg, Baron Baud menyuruh pegawai sipil bernama Meertens untuk mengapdosi seorang anak wanita hasil hubungan Baron Baud dengan Nyai , Mimosa namanya. Mimosa pun secara legal diakui sebagai ahli waris meski tetap tinggal di kampong dengan ibunya yang telah menikah dengan seorang kusir kereta
Sumber : https://kumparan.com/