Komdis PSSI Tak Adil

by -19 views

Komdis PSSI Tak Adil

Jatinangorku.com РKELOMPOK suporter Persib Bandung, Viking, menilai putusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI soal larangan menonton laga tandang timnya selama 12 bulan tidak adil. Sebelum ketuk palu, Komdis harusnya memanggil pihak-pihak terkait lebih dahulu.

Komdis PSSI menjatuhkan hukuman berat pada Persib, menyusul keributan pada laga tunda menghadapi Persija Jakarta yang digelar tanggal 28 Agustus lalu di Sleman, Yogyakarta. Dianggap memancing kericuhan, pendukung Persib dilarang masuk stadion untuk seluruh laga tandang tim kesayangannya selama satu tahun ke depan.

Menyikapi keputusan tersebut, kelompok suporter Persib yang tergabung dalam Viking mengajukan protes. Menurutnya, Komdis bersikap tidak adil dalam menjatuhkan sanksi karena tidak ada proses pengadilan sebelum hukuman dijatuhkan.

“Jadi seharusnya sebelum Komdis menjatuhkan sanksi atau keputusan apa pun, seharusnya ada proses mengadili dulu. Panggil dulu unsur yang terlibat, jangan langsung vonis,” ujar ketua Viking, Heru Joko saat dihubungi, Kamis (12/9).

“Yang namanya pengadil, mau mengadili harus tahu dulu dong masalahnya apa. Secara keseluruhan, koordinasi di sana sebenarnya sudah baik dan kerusuhan pun tidak besar. Bagi saya ini keputusan yang tidak adil,” katanya.

Heru menambahkan, “Menonton tandang itu sarana silaturahmi bagi bobotoh di berbagai daerah di Indonesia. Contoh kecil saja, kalau main di Kalimantan, orang Sunda di sana pasti menjalin silaturahmi, ada simpulnya di sana Viking Borneo, begitu pula di daerah lain.”

Ditegaskan Heru, bagi Persib dan bobotoh, laga tandang tetap penting. “Kami bukan suporter yang hanya diam di kandang sendiri,” katanya.

Sementara menurut pengurus Viking lainnya, Yana Umar, buntut keputusan itu, Viking melakukan rapat internal. Salah satu poin yang akan dituntut Viking pada Manajemen Persib Bandung, yaitu meminta Persib mundur dari ajang Menpora Cup yang diadakan pada 20 September mendatang.

“Lebih baik mundur. Kalau bertahan terus, malah tidak akan ditanggapi masalah ini. Kasusnya harus dituntaskan dulu. Final di Malang kita juga tidak bisa nonton,” tegasnya.

Komdis PSSI, lanjut Yana, bukan semakin menunjukkan perbaikan, justru semakin kacau. Terlebih setelah mengeluarkan hukuman yang dinilainya tidak adil.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com