KPU Jabar Siapkan Rp6,5 untuk Program Pemilu Ramah Disabilitas

by -36 views
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat berkomitmen menghadirkan Pilkada dan Pilgub serentak yang akan dilaksanakan 2018 mendatang menjadi pemilu yang ramah untuk semua kalangan, termasuk masyarakat penyandang disabilitas dalam menyalurkan hak suaranya.
Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat mengatakan pihaknya menilai program-program yang melibatkan masyarakat penyandang disabilitas mampu menghadirkan dampak positif. Salah satunya ialah meningkatkan tingkat partisipasi pemili akibat dari dilibatkannya masyarakat penyandang disabilitas.
Untuk itu, Yayat menargetkan 80 persen penyandang disabilitas di Jawa Barat bisa menyalurkan hak pilihnya pada Pilgub dan Pilkada 2018 mendatang.
“Targetnya tentu kami inginnya setinggi-tingginya penyandang disabilitas ini ikut pemilu. Kami harap 80 persen bisa berpartisipasi,” kata Yayat di Kantor KPU Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (18/4/2017).
Hal ini diakui Yayat menjadi sangat penting, terlebih pada penyelenggaraan Pilgub dan Pilkada sebelumnya tidak ada data valid yang menunjukan masyarakat penyandang disabilitas ikut berpartisipasi dengan mencoblos pemimpin pilihannya di masing-masing daerah. Oleh karenanya dengan program-program ramah disabilitas ini, dalam rangka perbaikan kualitas penyelenggaraan pemilu.
Ia mengatakan, berdasarkan data yang dikantongunya, jumlah penyandang disabilitas yang memiliki hak suara untuk memilih tidak kurang dari 21 ribuan orang. Namun jumlah tersebut masih harus dilakukan pemutakhiran data agar lebih akurat.
“Saya berharap daftar pemilih sudah bisa jumlahnya mendekati realnya kemudian jenis disabilitasnya dan lokasinya dimana. Sehingga kalau sudah bisa memetakan disabilitas dimana saja jadi akan gampang mendistribusikan alat bantu sesuai kebutuhan,” tuturnya.
Guna menghadirkan data yang valid lanjut Yayat, KPU Jawa Barat akan segera berkoordinasi dengan petugas kewilayahan yang mendata di lapangan. Sehingga diharapkan sosialisasi dan kebutuhan dapat tepat sasaran untuk mewujudkan pemilu akses bagi seluruh kalangan.
Sementara itu,KPU Jabar sendiri telah menganggarkan Rp 6,5 Miliar Untuk Program pemilu ramah Disabilitas ini.
Anggota Komisioner KPU Jawa Barat Endun Abdul Haq menuturkan pemilu akses adalah pemilu yang menyediakan fasilitas untuk penyandang disabilitas. Selain itu, pemilu di Jabar dengan program seperti itu menurut Endun akan bebas dari diskriminasi atau hambatan dalam menjamin partisipasi politik secara penuh. Dalam artian pemilu yang ramah bagi penyandang disabilitas.
“Total anggaran yang disedikan untk kegiatan disabilitas pada Pilgub Jabar dan Pilkada 2018 sebesar Rp 6.544.174.200,” kata Endun.
Endun menjelaskan anggaran tersebut digunakan untuk kegiatan di provinsi dan 16 kabupaten kota yang menyelenggarakan pilkada serentak. Dengan dana yang diambil dari total anggaran KPU Jawa Barat keseluruhan sebanyak Rp 1,169 triliun