Lebih dari 3 Hari, Tumpukan Sampah di Trotoar Jatinangor Tidak Diangkut, Berbau Tak Sedap

by

Warga Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, mengeluhkan adanya tumpukan sampah di trotoar Jalan Raya Jatinangor yang tak kunjung diangkut oleh petugas kebersihan.

Tumpukan sampah tersebut, terhampar sepanjang 20 meter di trotoar Jalan Raya Jatinangor, tepatnya di depan Kantor Bank Sumedang cabang Jatinangor, hingga ke gang Sukamanah RW 1, Desa Hegarmanah.

Sampah yang menggunduk di trotoar jalan itu, diduga sengaja dibuang oleh warga sebagian besar pada waktu malam hari, karena tidak adanya tempat pembuangan sementara (TPS) di desa tersebut.

Warga Desa Hegarmanah, Sandi Nugraha (29), mengatakan, tumpukan sampah tersebut tidak diangkut oleh petugas kebersihan lebih dari tiga hari sehingga menganggu kenyamanan.

“Biasanya itu kan setiap hari diangkut, diambil waktu pagi, sekarang tidak ada,” kata Sandi di Jalan Raya Jatinangor, Kamis (27/12/2018).

Sandi mengatakan, gundukan sampah yang berada di trotoar jalan tersebut, lebih parah dibandingkan  sebelumnya, karena mengeluarkan bau tidak sedap dan dikerubuni oleh lalat.

Ia mengatakan, biasanya alasan tidak dilakukan pengangkutan oleh petugas kebersihan, dikarenakan terjadinya kerusakan armada pengangkut sampah.

“Bulan-bulan kemarin gitu, katanya rusak mobilnya, tidak tahu sekarang mah,” katanya.

Dari pantauan Tribun Jabar, Kamis (27/12/2018), sampah yang dibuang ke trotoar tersebut menggunakan karung atau plastik. Bahkan, sampah itu pun tercecer hingga mengotori bahu Jalan Raya Jatinangor.

Seorang pejalan kaki, Aizattih (20), mengatakan, kalau ia sangat terganggu adanya gundukan sampah setinggi satu meter di trotoar tersebut, lantaran ia harus berjalan menghindari gundukan itu.

“Terganggu, ini kan fasilitas untuk pejalan kaki, bukan untuk tempat sampah,” kata Aizattih kepada Tribun Jabar di Jalan Raya Jatinangor, Kamis (27/12/2018).

 

 

Sumber : http://jabar.tribunnews.com/