Lestarikan Budaya Sunda, SMKN 1 Sumedang Buka Jurusan Seni Karawitan

by -90 views

Lestarikan Budaya Sunda, SMKN 1 Sumedang Buka Jurusan Seni Karawitan

Jatinangorku.com – Keinginan Pemerintah Kab. Su­medang untuk memiliki sekolah kejuruan berbasis seni dan budaya Sunda akhirnya terwujud. Bupati Sumedang, Drs. H. Ade Irawan, M.Si., Rabu (28/5), meresmikan jurusan bidang keahlian seni pertunjukan dan karawitan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Sumedang.

Dalam sambutannya Ade menga­takan, Sumedang memiliki banyak potensi kesenian. Seiring dengan per­kembangan zaman, sejumlah kese­nian rakyat atau tradisional masyarakat Sunda, khususnya di Sumedang meng­alami pergeseran. 

“Untuk itu, kita melakukan kerja sama dengan STSI (Sekolah Tinggi Seni Indonesia) Bandung mendirikan jurusan bidang keahlian seni pertunjukan dan karawitan di SMKN 1 Sumedang. Intinya untuk melestarikan seni dan budaya Sunda,” katanya.

Jurusan baru ini mulai dibuka pada tahun ajaran baru 2014/2015. Bagi pelajar yang menggemari kesenian, termasuk musik modern dan seni peran, sekarang tidak usah jauh-jauh sekolah di luar daerah. “Di samping untuk memperdalam kesenian dan budaya Sunda, SMKN 1 juga bisa menjadi wadah bagi mereka dalam menyalur­kan bakatnya di bidang seni musik modern dan seni peran,” ujarnya.

Pertimbangan dibukanya bidang keahlian tersebut, katanya, karena pengetahuan budaya Sunda dalam kurikulum sekolah formal masih sangat kurang porsinya. Disebutkannya, keinginan tersebut sekaligus sebagai bentuk perhatian dan implementasi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 113 Tahun 2009 tentang Sumedang puseur budaya Sunda dalam bidang pendidikan.

Apalagi dalam visi ke-2 Sumedang “Senyum Manis (Sejahtera Nyunda Maju-Mandiri dan Agamis)”, yaitu nyunda menjadi dasar pendidikan berbasis budaya Sunda. Hadirnya jurusan ini diharapkan melahirkan generasi yang benar-benar memahami dan menguasai budaya Sunda, berikut nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. 

Dengan demikian, ke depan Su­medang akan menjadi pusat bagi tenaga-tenaga ahli di bidang seni dan budaya Sunda. Seperti ahli sejarah Sunda, karawitan Sunda, kuliner Sunda, dan keahlian lainnya yang berbasis seni dan budaya Sunda.

Filosofi

Dalam kegiatan pembelajaran sekolah tersebut, akan ditekankan pula pe­nerapan nilai-nilai budaya Sunda baik itu filosofis, manajerial, maupun operasional bagi para peserta didiknya. Nilai filosofis insun medal insun madangan, nilai manajerial rawayan jati Sunda, dan nilai operasional dasamarga raharja diharapakan menjadi nilai-nilai keseharian yang melembaga dalam setiap siswa. 

“Selain melestarikan seni budaya yang telah ada, keberadaan sekolah tersebut diharapkan juga akan menjadi pusat penelitian dan pengembangan nilai-nilai luhur yang masih terpendam dalam budaya Sunda,” tegasnya.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/