Libur Panjang, 23 Orang Tewas di Jalanan Jabar

by -44 views

Selama periode libur panjang Isra Miraj akhir pekan ini, terjadi 48 kecelakaan lalu lintas di Jawa Barat. Kecelakaan didominasi oleh kendaraan sepeda motor. Hanya dalam rentang waktu beberapa hari itu ada 23 orang korban kecelakaan lalu lintas itu meninggal dunia.

“Dari 48 kasus kecelakaan, korban meninggal dunia sebanyak 23 orang, luka berat 20 orang, dan luka ringan 57 orang,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat Tomex Kurniawan, Senin 24 April 2017.

Dia menuturkan, saat libur panjang tiba, mobilitas kendaraan lintas wilayah mengalami peningkatan. Hal ini berkaitan dengan aktivitas warga yang mengisi liburan dengan berwisata. Konsekuensinya, arus lalu lintas cenderung meningkat di sejumlah ruas jalan, termasuk jalan tol penghubung antarwilayah serta sejumlah akses jalan menuju kawasan wisata. Potensi kecelakaan lalu lintas pun meningkat.

Kerugian

Selama libur panjang akhir pekan silam, secara kumulatif tercatat 61 kendaraan roda dua yang terlibat dalam kecelakaan, mobil pribadi 26 unit, truk 11 unit, serta bus 6 unit. Selain korban manusia, kecelakaan dalam periode tersebut juga mengakibatkan kerugian materi sekitar Rp 416 juta.

Dari sisi penyebab, dia mengatakan, terdapat sejumlah faktor, di antaranya kelaikan kendaraan. Dengan tidak laiknya kondisi kendaraan, kecelakaan maut terjadi di Kabupaten Bogor dan Ciwidey Kabupaten Bandung. “Sementara untuk kecelakaan kendaraan pribadi, cenderung karena human error, seperti memaksakan berkendara saat kondisi fisik sedang kelelahan,” ujar Tomex.

Kecelakaan di Ciwidey dan Cipali

Seperti diketahui, diduga akibat rem blong, sebuah bus pariwisata GIA Trans bernomor polisi B 7184 XA menabrak pejalan kaki hingga tewas di Jalan Raya Rancabali-Ciwidey, Minggu 23 April 2017 malam. Dua korban meninggal dunia dalam insiden itu. Sopir dan beberapa penumpang bus mengalami luka-luka.

Sementara Senin 24 April 2017, di ruas jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) kecelakaan melibatkan mobil minibus bermuatan 4 orang mengalami pecah ban. Mobil melaju hilang kendali, oleng, dan melebar ke kanan. Minibus itu melintasi median jalan dan masuk ke jalur berlawanan dan terhenti setelah terbalik di jalur berlawanan di KM 121+800. Kejadian itu menyebabkan 3 korban meninggal dunia, dan 1 orang luka berat.***