Lomba Gerakan Pramuka Bentuk Karakter Siswa

by -77 views

Sebanyak 940 siswa dari 44 Sekolah Dasar (SD) dan 7 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, mengikuti Lomba Tingkat 2 Kuartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Rancaekek, di Bumi Perkemahan Kiarapayung, Jatinangor selama tiga hari, 29-31 Agustus 2014.

Ketua Panitia, Andriana, S.Pd., M.S. mengatakan, acara ini bentuk partisipasi anggota sekaligus memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-53 Gerakan Pramuka yang jatuh pada 14 Agustus.

“Agenda ini diadakan melalui hasil rapat kerja Kuartir Cabang Gerakan Pramuka Kab. Bandung. Acara hari ini (kemarin, red) dibuka dengan upacara dari perwakilan Rancaekek. Selanjutnya akan fokus pada Lomba Tingkat 2,” kata Andriana kepada “GM” di sela acara, Jumat (29/8).

Lomba Tingkat 2 mencakup pengetahuan Pramuka, akademis, tali temali, ragam sandi, morse, semapur, halang rintang, pionering (ikat bangun), seni budaya (teori dan pentas seni), kemampuan indra manusia, dan tata laksana regu yang meliputi administrasi regu, lomba memasak, dan karnaval.

“Total ada 20 kegiatan yang nantinya wajib diikuti seluruh peserta. Kami harap para peserta bisa mengikuti sejak awal hingga akhir dengan tertib, serta enjoy,” ujarnya.

Pembentukan karakter

Selain memperingati HUT Pramuka, kegiatan ini sebagai upaya pembentukan karakter anak, khususnya di tingkat SD.

“Pembentukan karakter ini sesuai dengan Kurikulum 2013 dan Permendikbud No. 81 A lampiran 3 tentang implementasi Kurikulum 2013 yang di dalamnya ada ekstrakulikuler wajib,” jelasnya.

Camat Rancaekek, Haris Taupik yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, selain membentuk karakter anak, para peserta bisa melatih diri untuk lebih disiplin dan mengenal satu sama lain.

“Saya mengapresiasi kegiatan yang sangat bagus untuk kepribadian anak-anak ini. Di sini anak-anak akan diperkenalkan pada alam. Mereka akan belajar sejak dini mengenai arti tanggung jawab,” ujar Haris.

Selain itu, yang terpenting adalah kegembiraan para siswa selama mengikuti kegiatan. Karena itu, peran panitia dan orangtua yang ikut mendampingi sangat penting.

Kepala UPTD TK dan SD Kec. Rancaekek, Drs. Dede Dhani, M.Si. mengatakan hal senada, yang terpenting seluruh kegiatan bisa berlangsung lancar.

“Insya Allah kegiatan ini bisa berlangsung lancar. Dan saya harap panitia bisa mengawasi semua siswa selama mengikuti kegiatan. Karena ini ‘kan kegiatannya di alam,” katanya.

Dede menambahkan, hadirnya kepala sekolah serta guru dari masing-masing sekolah, menjadi hal penting agar mereka bisa mengenal karakter siswanya.

“Ini juga menyangkut dengan Kurikulum 2013, jadi bisa dijadikan pembelajaran bagi kepala sekolah dan para guru,” jelasnya.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/