Longsor Sumedang, 5 Orang Tewas Cadas Pangeran Diberlakukan Buka Tutup

by -247 views

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sumedang sejak Selasa (20/9/2016) berimbas terjadinya bencana alam longsor di jalur Cadas Pangeran. Akibatnya jalur tersebut tidak bisa dilintasi, dan kendaraan pun dialihkan.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus menyebutkan, bencana longsor berawal hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sumedang dari Selasa (20/9/2016) sejak sore hingga malam hari. Akibatnya beberapa kawasan mengalami insiden longsor.

“Selain empat titik yang melumpuhkan Jalan Cadas Pangeran. Longsor juga terjadi di tempat lain di Sumedang,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu (21/9/2016).

Ia menyebutkan, longsor pertama terjadi di Kampung Anjung, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sumedang Selatan. Pergeseran tanah tersebut menyebabkan dua rumah tertimbun, dan dua penghuninya tertimbun.

“Dua orang yang sudah dievakuasi meninggal saat dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Untuk di kawasan Cadas Pangeran, lanjutnya, insiden tanah longsor terjadi di empat titik hingga kawasan Ciherang. Akibatnya, jalur utama jalan Bandung-Cirebon lumpuh.

Menurutnya, dari semalam kepolisian dan dinas terkait berupaya mengevakuasi material longsor. Saat ini kondisi arus lalin di Cadas Pangeran sudah mulai bisa dilewati dengan sistem buka tutup.

Selain itu, longsor juga menimpa dua titik di kawasan Gunung Puyuh, Kecamatan Regol Wetan, dan Desa Padasuka, Kecamatan Sumedang Utara.

“Info terakhir lima orang meninggal akibat bencana alam di Sumedang,” ujarnya