Longsoran Masih Tutup Jalan Venue PON Paralayang

by -33 views

Material longsor berupa tanah dan batu belum disingkirkan dari jalan menuju venue PON untuk cabang olahraga paralayang dan gantole, Senin (5/9). Gundukan material longsor masih menutupi jalan di tujuh titik longsor di jalan Tarisi-Batudua. Gundukan longsor tak bisa disingkirkan secara manual karena banyak batu besar.

Mobil belum bisa melintas di jalan yang baru diperlebar dan diaspal hotmiks ini. Namun untuk motor bisa menerobos gundukan material longsor.

Kepala Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air, Sujatmoko menyebutkan pembersihan jalan yang tertimbun longsor menuju venus PON merupakan tangungjawab rekanan. “Jalan yang tertimbun longsor masih dalam tahap pemeliharaan dan menjadi tanggungjawab rekanan,” kata Sujatmoko melalui sambungan telepon, Senin (5/9).

Ia mengatakan pembersihan jalan menuju Batudua harus menggunakan alat berat backhoe dengan track karet. Namun alat berat backhoe dengan track karet tak dimiliki workshop Bina Marga Sumedang. “Kami tak punya backho dengan track karet dan harus menyewa ke luar Sumedang. Rekanan sedang memesan dan menunggu kedatangan alat berat dengan trak karet dari Padalarang, Bandung Barat,” kata Sujatmoko.

Menurutnya, penanganan longsor di Tarisi-Batudua harus menggunakan alat berat dengan track karet karena jika menggunakan track berantai besi maka akan merusak jalan yang baru diaspal. “Jalan bisa rusak kalau menggunakan alat berat bukan track karet sehingga harus menunggu dulu,” katanya