Lulus CPNS pada 2013, Pegawai Honorer K2 Pertanyakan Nasib

by

Ratusan pegawai honorer di bawah naungan Forum Kategori 2 (K2) Lulus CPNS tahun 2013, berunjuk rasa di kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan  Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumedang, Rabu, 10 Oktober 2018. Mereka menuntut supaya segera diangkat menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil).

Dari pantauan “PR” di kantor BKPSDM, aksi unjuk rasa tersebut diwarnai  orasi secara bergantian. Mereka juga mengelu-elukan sejumlah poster dan membentangkan spaduk, bertuliskan tuntutan pengangkatan mereka menjadi PNS.

Aksi unjuk rasa tersebut, di bawah pengawalan dan pengamanan Dalmas Polres Sumedang dibantu Polsek Sumedang Selatan. Aksi berjalan aman dan kondusif.

Menurut Ketua Forum Kategori 2 (K2) Lulus CPNS tahun 2013, Wilda Nuryuliani, aksi tersebut sengaja dilakukan untuk meminta keadilan dari  pemerintah tentang nasib mereka. Mereka sudah lulus tes CPNS tahun 2013 lalu, tapi sampai sekarang belum juga mendapatkan SK (surat keputusan)  pengangkatan PNS.

Padahal, tes tersebut resmi dilaksanakan oleh BKN (Badan Kepegawaian Nasional) secara nasional. Pegawai honorer K2 yang lulus tes CPNS tahun 2013 tapi tidak mendapatkan SK pengangkatan PNS sebanyak 367 orang.

“Kami sudah berkali-kali menanyakan kepada BKPSDM secara baik-baik.  Jawabannya, hanya disuruh  menunggu. Kami juga sempat menanyakan kepada Inspektorat yang kala itu memverifikasi data K2, jawabannya mereka hanya memproses tapi tidak bisa memutuskan,” ujar Wilda yang juga  guru SMPN 10 Sumedang.

Bukti mereka sudah lulus tes CPNS tahun 2013 lalu, lanjut dia, data status K2 mereka sudah tidak ada di BKN. Berarti, status mereka dianggap BKN sudah menjadi PNS. Tetapi nyatanya, hingga kini mereka tidak mendapatkan SK pengangkatan PNS. 

Hanya saja, Wilda tak memungkiri, setelah lulus testing CPNS tahun 2013 lalu, Pemkab Sumedang sempat melakukan verifikasi ulang data K2 karena ada protes dari K2 lainnya yang tidak lulus. Hasilnya,  dari pegawai honorer K2 yang saat itu lulus testing sebanyak 970 orang, yang lulus hasil verifikasi dan mendapatkan SK PNS sebanyak 603 orang.

“Nah, sisanya kami yang dianggap tidak memenuhi kriteria (TMK) dan tidak memenuhi syarat (TMS) sebagai K2. Namun, sampai sekarang kami tidak tahu  kesalahannya apa sehingga dianggap TMK.  Walaupun kami dianggap TMK,  anehnya ada 4 orang yang tergolong TMK tapi bisa diangkat menjadi PNS. Dugaan ini akan kami laporkan ke kepolisian dan kejaksaan,”  ujar Wilda.

Verifikasi ulang

Menanggapi hal itu, Sekretaris BPKSDM Kabupaten Sumedang Asep Rusman mengatakan, para pegawai honorer K2 yang berunjuk rasa tersebut, memang sudah lulus tes CPNS tahun 2013 lalu. Akan tetapi, setelah diverifikasi ulang data status K2-nya karena terjadi gelombang protes keras dari K2 lainnya yang tidak lulus, hasilnya mereka dianggap TMK dan TMS sebagai K2.

“Kemungkinan itulah yang menyebabkan mereka tidak mendapatkan SK pengangkatan PNS, walaupun mereka sudah lulus testing CPNS tahun 2013. Bahkan saat itu, ada surat perintah langsung dari Kementerian PANRB  untuk  melakukan verifikasi ulang data K2 yang lulus, ” katanya.

Meski demikian, tuntutan mereka yang ingin diangkat menjadi PNS akan disampaikan kepada BKN, besok atau lusa. Sebab, BKN lah yang bisa memutuskan tuntutan mereka.

“Kenapa suratnya tidak disampaikan sekarang? karena harus ditandatangani dulu oleh pak bupati sebagai pejabat pembina kepegawaian. Kebetulan, pak bupati, sekda dan kepala BKPSDM, hari ini sedang ada acara  dan kegiatan di luar Sumedang,” ucap Asep Rusman.***

 

 

 

Sumber : https://www.pikiran-rakyat.com