Mahasiswa Pindah dari Kos ke Apartemen

by -101 views

DALAM beberapa tahun terakhir, muncul fenomena baru pada hunian mahasiswa. Rumah indekos yang selama ini melekat dengan mahasiswa di beberapa kota kini berpindah ke apartemen. 

Dengan fasilitas yang dimiliki sebuah apartemen, sangat wajar bila mahasiswa mulai melirik apartemen sebagai tempat tinggal. Orang tua mahasiswa akan merasa lebih tenang bila anak-anaknya tinggal di apartemen yang aman. Pengamat properti David Cornelis mengatakan, tren properti residensial yang menyasar kalangan mahasiswa menengah atas tumbuh positif karena pembangunan beberapa kampus baru masih banyak dilakukan. Adanya apartemen bagi mahasiswa memberikan kenyamanan bagi mahasiswa dan ketenangan bagi orang tua. “Apartemen dekat kampus menjanjikan karena investasinya sangat prospektif, didukung tingginya permintaan yang tidak lepas dari besarnya potensi jumlah mahasiswa,” ujar David. 

PT Adhi Persada Properti merupakan pengembang yang membidik pasar mahasiswa ini dengan membangun apartemen untuk kalangan mahasiswa. Tercatat, ada beberapa kota yang sudah dibidik anak usaha BUMN PT Adhi Karya (Persero) Tbk ini dalam membangun apartemen mahasiswa, yaitu Depok, Jatinangor, Surabaya, Malang, dan Yogyakarta. Wilayah tersebut dinilai memiliki pasar yang tinggi. Puluhan perguruan tinggi yang setiap tahunnya kedatangan ribuan mahasiswa akan menjadi potensi pasar yang besar dalam hal hunian. Wahyuni Sutantri, Direktur Pemasaran PT Adhi Persada Properti, mengatakan, situasi pasar apartemen mahasiswa di Indonesia yang sangat besar inilah yang membuat pihaknya mengembangkan lagi apartemen mahasiswa. 

“Dengan brand Taman Melati, kami mengembangkan apartemen mahasiswa di beberapa kawasan kampus terbaik, yaitu Apartemen Taman Melati Margonda, Depok; Taman Melati Jatinangor, Sumedang; Taman Melati Surabaya MERR; Taman Melati Sinduadi, Yogyakarta; serta Taman Melati Dinoyo, Malang,” ujarnya. Depok, Jatinangor, Surabaya, Yogya, dan Malang memang identik dengan kehidupan mahasiswa. Depok, misalnya, terdapat kampus terpadu Universitas Indonesia. Di Jatinangor terdapat Universitas Padjadjaran dan Institut Teknologi Bandung, di Surabaya terdapat Universitas Airlangga dan Institut Teknologi 10 Nopember, sedangkan di Malang terdapat Universitas Brawijaya. 

Happy Murdianto, VP of Sales PT Adhi Persada Properti, mengatakan, investasi properti di proyek-proyek PT Adhi Persada Properti tentu sangat menarik. Dari beberapa proyek apartemen mahasiswa yang dikembangkan pihaknya, rata-rata kenaikan harganya mencapai 8%-15% per tahun. “Dengan cicilan pembayaran per bulannya setara dengan harga sewa rumah kos, orang tua akan diuntungkan, karena setelah anaknya lulus, apartemen yang dipakai anaknya bisa disewakan atau dijual,” sebut Happy. 

PT Adhi Persada Properti memiliki beberapa apartemen mahasiswa, terdiri atas 800 unit di Taman Melati Margonda, 507 unit di Taman Melati Margonda, 939 unit di Grand Taman Melati Margonda 2, 758 unit di Taman Melati Jatinangor, 1.130 unit di Taman Melati MERR Surabaya, dan 899 unit di Taman Melati Sinduadi Yogyakarta. Sementara, yang sedang dalam proses persiapan pembangunan sebanyak 728 unit di Taman Melati Dinoyo Malang. 

 

 

 

Sumber : http://koran-sindo.com