Mahasiswa Unpad dalam USACE Lakukan Misi Kebudayaan ke Spanyol

by -160 views
Delegasi USACE 2012 Bersama Dr. Ir. Heryawan Kemal Mustafa, M.Sc.



JATINANGOR (14/8)
Bukan menjadi rahasia lagi jika Indonesia dikenal sebagai bangsa yang kaya akan budaya dan tradisi. Namun, ada hal-hal yang perlu kita lakukan untuk menjaga kelestarian budaya Indonesia agar tetap eksis. Hal inilah yang nampaknya disadari betul oleh beberapa mahasiswa Unpad yang tergabung dalam Unpad Student Arts and Cultural Expedition atau dikenal dengan USACE. Setelah tahun lalu berhasil melaksanakan misi kebudayaan di Jepang, kali ini USACE akan melaksanakan misi kebudayaan di Spanyol.

USACE Road To Europe, tema USACE tahun ini, memiliki beberapa acara yang tergabung dalam rangkaian. Pada setiap acara akan ditampilkan tarian-tarian yang menjadi andalan USACE, yaitu Tari Jaipongan “Mojang Priangan”, Tari Giring-giring, Tari Lengoh, dan Tari Piring. Pemusik dari tiap tarian pun merupakan delegasi USACE 2012. Jadi, mereka tidak hanya bisa menari, tetapi juga mampu memainkan alat musik tradisional.

Acara pertama dalam rangkaian USACE Road To Europe dikemas dalam sebuah event bertajuk “Gelar Pamit Misi Budaya USACE 2012 Road to Europe” yang digelar pada Jumat (10/08) malam di Bale Rumawat, kampus Unpad Dipati Ukur. Event ini merupakan “acara pamitan” para delegasi USACE baik terhadap civitas, keluarga, kerabat, maupun sahabat mereka.

Melalui ajang pemanasan ini, mereka berharap doa dan dukungan penuh semua pihak agar keberangkatan mereka yang akan dimulai pada tanggal 23 Agustuis 2012 dapat berlangsung lancar dan sukses.  Mereka juga berharap perjalanan ini benar-benar dapat memberikan pandangan positif dunia terhadap kebudayaan Indonesia.

Hal ini tentu saja disambut baik oleh pihak universitas. Direktur Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni Unpad, Dr. Ir. Heryawan Kemal Mustafa, M.Sc., yang ditemui saat acara “Gelar Pamit” menyatakan penghargaan setinggi-tingginya atas kerja keras yang dilakukan para mahasiswanya untuk kebudayaan Indonesia. Terlebih, apa yang mereka lakukan ini dilakukan secara mandiri. “Saya bangga dengan kemandirian dan semangat mereka, ini yang membuat sekelompok mahasiswa ini menjadi hebat. Niat baik mereka dalam melestarikan kebudayaan nusantara patut mendapat apresiasi,” tuturnya.

Setelah sukses melaksanakan “Gelar Pamit” maka saatnya bagi ke-22 delegasi untuk bersiap-siap melaksanakan acara selanjutnya yang bertajuk Tour de Padjadjaran. Tour de Padjadjaran merupakan perhelatan yang menampilkan tarian Indonesia pada umumnya dan Sunda pada khususnya. Rencananya mereka akan melakukan Tour de Padjadjaran di Madrid, Spanyol pada tanggal 27 Agustus 2012. Masih menyajikan tarian yang sama, hanya saja akan ditampilkan juga Tari Saman yang merupakan tari andalan dari Indonesia.

Tak berhenti sampai disitu, mereka masih memiliki satu acara puncak dalam rangkaian USACE kali ini. Mereka akan mengikuti Festival Internasional dengan tema “XXXIX Gala Folklorica Internacional Ronda” di Spanyol yang telah berumur 39 tahun. Dalam Festival Internasional tersebut akan ditampilkan beragam tari tradisional dari seluruh dunia, dan USACE sendiri akan mewakili Indonesia dalam festival tersebut.

Ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi mereka, karena tidak mudah untuk lolos dan diterima agar bisa mengikuti festival internasional ini. Festival yang diselenggarakan di Ronda, Spanyol mulai tanggal 30 Agustus s.d. 5 September tersebut terdiri dari rangkaian acara menarik, diantaranya adalah penampilan kesenian dari masing-masing negara yang diadakan di ballroom, pertunjukan di panggung terbuka yang berlokasi di pinggir bukit dengan pemandangan spektakuler, dan yang paling menarik adalah parade di sekitaran Kota Ronda.

Meskipun mereka semua bukan penari profesional, namun mereka memiliki keinginan tinggi untuk bisa turut serta dalam melestarikan budaya Indonesia dengan cara menari dan bermain alat musik tradisional. Mereka masih mau terus belajar dan berharap dengan kegiatan ini dapat menunjukan pada dunia bahwa Indonesia merupakan negara kaya tradisi dan budaya yang mungkin tidak dimiliki negara lainnya.

Delegasi USACE 2012 Bersama Dr. Ir. Heryawan Kemal Mustafa, M.Sc.

 

Tari Jaipongan “Mojang Priangan”

 

Tari Piring
Tari Lengoh

 

Tari Giring-giring