Makanan yang Tepat Dikonsumsi Sesuai Usia

by

MASIH ingat dengan kebiasaan Anda sewaktu anak-anak hingga remaja yang bisa melahap dua bungkus mie dua instan, atau semangkuk besar sereal? Meski begitu, badan Anda masih tetap ideal.

Kebiasaan tersebut berubah ketika Anda berusia dewasa. Di usia ini Anda biasanya lebih berhati-hati dalam memilih makanan.

Seperti dilansir Huffingtonpost, usia ternyata memang mempengaruhi kebiasaan makan, dan metabolisme tubuh. Lalu, makanan apa saja cocok untuk dikonsumsi sesuai usia Anda?
 

1. Anak dan Remaja

Untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh anak dan remaja secara optimal, maka penting untuk memperhatikan asupan harian. Seperti buah, sayuran, biji-bijian, protein dan kalsium.

Anak dan remaja paling tidak membutuhkan 2 ½ porsi buah; 2 – 5 porsi sayuran; 4-7 porsi gandum;  1-2 ½  porsi protein; dan 1-3 ½  porsi susu (sesuai usia).

Seperti yang dikutip dari The Huffington Post Australia, menurut Spendlove, kalsium adalah asupan yang paling dibutuhkan pada usia anak-anak dan remaja, baik perempuan maupun laki-laki. Karena pada usia ini, masa tulang mereka sedang tumbuh sebelum kemudian menurun secara perlahan.

Untuk wanita, ketika mereka mulai menstruasi, asupan yang paling dibutuhkan adalah zat besi. Kebutuhan mereka meningkat dari 9mg menjadi 18 mg perhari, sehingga fokus pada pemenuhan asupan zat penting adalah penting.

 

 

2. Usia 20 dan 30-an

Saat mencapai usia dewasa, Anda perlu banyak meningkatkan asupan buah sebanyak 2 porsi perhari; sayuran 5-6 porsi; biji-bijian 4- 9 porsi; protein 2-3 porsi perhari; serta kalsium 2 ½ – 4 porsi.

Kepadatan tulang terus berkembang hingga mencapai usia 20-an, sehingga asupan kalsium penting untuk diperhatikan, demi kesehatan tulang. Selain itu, pemenuhan kalsium pada usia ini bisa mencegah osteoporosis di kemudian hari.

Untuk orang dewasa, asupan kalsium yang dianjurkan adalah 1.000 mg perhari.

Di usia 20-30-an, Anda seringkali tersita waktu dan makan dengan benar dapat menurunkan daftar prioritas. Fokus pada makanan sehat seperti sayuran, buah, dan serat yang cukup penting untuk kesehatan sekarang dan masa yang akan datang.

Bagi wanita, usia ini adalah masa subur jadi pastikan untuk mendapatkan zat besi sebanyak 18 mg perhari.

Bagi wanita yang ingin hamil, folat atau asam folat yang cukup penting baik sebelum dan sesudah pembuahan. Fungsinya adalah untuk melindungi bayi dari cacat lahir pada otak, tulang belakang atau sumsum tulang belakang.

Kebutuhan protein, iodine, yodium, omega 3, B12 dan Vitaminc C juga bagus ketika hamil dan menyusui.

 

 

3. Usia 40 dan 50-an

Pada masa ini, Anda harus mengoptimalkan asupan nutrisi dan makanan yang beragam. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan berat badan.

Kepada The Huffington Post, Spendlove mengatakan bahwa pada periode ini adalah tahap dimana dimana orang paling berisiko menaikan berat badan karena berbagai faktor, termasuk penurunan tingkat metabolisme.

Namun, ini bisa dibantu dengan memperhatikan porsi makan, konsumsi makanan rendah energi dan olahraga teratur.

Selain itu, konsumsi buah, sayuran, asam lemak esensial dari ikan berminyak, alpukat, kacang, dan biji juga bagus untuk menopang tubuh dan otak.

Mengonsumsi makanan beragam yang dimaksud adalah makanan anti oksidan yang berasal dari berbagai kelompok makanan, serta memiliki warna yang bervariasi. Memperbanyak makanan kaya anti oksidan dapat melindungi tubuh dari penyakit jantung; kanker; dan Alzheimer.

Khusus bagi wanita, pada waktu ini biasanya mengalami menopause yang mempengaruhi kebutuhan kalsium. Saat menopause, seorang wanita  akan mengalami perubahan yang signifikan akibat penurunan estrogen, termasuk menurunnya libido,  yang mempercepat hilangnya kalsium pada tulang.

Oleh karena itu, dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan kaya kalsium.

 

 

4. Di atas usia 60

“Seiring bertambahnya usia, kita sering membutuhkan lebih sedikit energi karena kebanyakan (orang) kurang aktif, dibandingkan saat masih muda,” tutur Spendlove. 

Oleh karena itu, ia menyarankan untuk fokus pada asupan protein karena bisa menurunkan berat badan dan massa lemak, serta mempertahanakan massa otot. Selain itu, memberikan rasa kenyang yang lebih besar.

Yang paling penting, pada usia ini, adalah asupan kalsium. Dianjurkan untuk memenuhi asupan kalsium sebanyak 1300 mg perhari. (Mery Nur Andini)***

 

 

 

 

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com