Makin Muda, Makin Pelupa

by -6 views

Makin Muda, Makin Pelupa

Jatinangorku.com – Apakah Anda mulai merasa sebagai orang yang pelupa akhir-akhir ini? Jika Anda sudah mulai merasa pelupa, padahal, secara usia, Anda masih dalam rentang usia produktif, berarti itu adalah sebuah tanda bagi Anda. Tanda untuk mulai rutin berolahraga, berpola makan sehat, dan berhenti merokok. Sebuah jajak pendapat dilakukan oleh Universitas California, Los Angeles (UCLA)  mengenai pengaruh ketiga hal tersebut terhadap keluhan mengaai ingatan. Jajak pendapat ini dilakukan pada semua kelompok umur.

“Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Internasional Psychogeriatrics edisi bulan Juni ini dilakukan pada 18.500 orang dewasa dari usia 18-99 tahun,” tulis situs Medical Daily, Minggu, 2 Juni 2013. Responden diminta menjawab pertanyaan mengenai kebiasaan merokok, pola makan sehat,  keteraturan berolahraga, dan masalah memori.

Studi ini menemukan bahwa orang dewasa dengan usia 60 tahun lebih ternyata memiliki pola hidup yang lebih sehat dibandingkan dengan orang paruh baya (40-59 tahun) dan dewasa muda (18-39 tahun). Temuan ini mengejutkan para peneliti, sebab mereka menganggap, orang dengan usia senja akan mengalami penurunan dalam berbagai hal. Kejutan lain juga muncul. Orang dewasa muda ternyata memiliki masalah memori lebih parah dari apa yang mereka perkirakan sebelumnya.

Peneliti menyimpulkan, orang dewasa dengan usia 60 tahun ke atas lebih peduli terhadap masalah kesehatan mereka sehingga pola hidup sehat mereka terapkan. Ini tidak menutup kemungkinan bahwa semasa muda mereka pun tidak memiliki pola hidup sehat. Saat memasuki usia senja barulah mereka lebih peduli pada kesehatan dan menuruti saran dari dokter. Sementara itu, tingginya masalah memori pada usia dewasa muda (18-39 tahun) dipengaruhi pula karena tingginya tingkat stres mereka.

“Temuan ini memperkuat pentingnya mendidik individu muda dan setengah baya untuk lebih bertanggung jawab pada kesehatan mereka, termasuk masalah memori. Mereka harus mulai mempraktikkan perilaku hidup sehat dan positif sedini mungkin,” kata Dr. Gary Small, direktur Longevity Center UCLA yang juga penulis penelitian ini.

Sumber : http://www.tempo.co