Maling Mengincar Kabel Telepon

by -91 views


JATINANGOR (11/12)

Aksi pencurian kabel telepon milik PT Telkom kembali terjadi. Kali ini menimpa kabel di Jalan Raya Bandung-Garut, Desa Cisempur, Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang, Minggu (9/12) pukul 04.00 WIB.

Akibat aksi pelaku yang diduga lebih dari 2 orang ini PT Telkom mengalami kerugian sekitar Rp 4 juta. Pelaku juga diduga menggunakan gunting dan gergaji besi.

Aksi tersebut rangkaian kejadian serupa di Kec. Rancaekek, Cicalengka, Nagreg, Cikancung dan Kec. Paseh, Kab. Bandung. Jika melihat data, kerugian PT Telkom sudah mencapai ratusan juta rupiah. Pasalnya, pencurian kabel di setiap titik rata-rata mencapai 57 meter, bahkan bisa lebih.

Tidak menutup kemungkinan kejadian serupa kembali mengancam karena para spesialis pencurian kabel telepon itu hingga saat ini belum berhasil diringkus petugas. Akibatnya masyarakat terancam mengalami pemutusan sambungan telepon.

Sumber “GM” yang tidak mau disebutkan namanya menyebutkan, aksi pencurian kabel telepon di Jalan Raya Bandung-Garut akan segera dilaporkan ke Polsek Jatinangor. “Senin ini (kemarin, red) kami akan segera melaporkan pencurian kabel telepon ini ke Polsek Jatinangor dan berharap pelaku segera ditangkap karena sudah merugikan banyak orang,” katanya.

Kian merajalela

Padahal setiap malam petugas Telkom melakukan patroli. Tetapi, katanya, pelaku tetap saja menggasak kabel saat petugas lengah. “Dalam dua bulan terakhir ini pencurian kian merajalela. Kami berharap aparat dan warga dapat meringkus pelaku,” katanya.

Ditambahkan Jajang (47), salah seorang warga yang sempat melihat petugas Telkom mengecek kabel telepon yang dicuri, tindakan pelaku sudah sangat meresahkan. “Soalnya, layanan Telkom kepada pelanggan terganggu. Saya menduga para pelaku spesialis pencurian kabel telepon yang profesional,” katanya.

Jajang juga berharap, kabel Telkom yang sudah menjadi aset BUMN tersebut dijaga oleh semua pihak. Pasalnya, kabel telepon merupakan fasilitas umum yang digunakan masyarakat.

Keterangan yang dihimpun “GM” di lapangan, di satu titik bekas pencurian kabel telepon ada yang sudah beberapa kali menjadi target pencurian. Para pelaku memanjat tiang kabel di antara pohon. Sedangkan kabelnya digunting dengan gunting dan gergaji besi.

(B.105)**