Marak Kredit di Pameran Mobil

by -96 views

Marak Kredit di Pameran Mobil

Jatinangorku.com – AJANG Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2013 rupanya bukan hanya sarana pabrikan otomotif mencari peruntungan. Di tengah deretan mobill anyar terpanjang, terselip lembaga pembiayaan yang ikut hadir mencuri peluang.

Umumnya, lembaga pembiayaan bekerja sama dengan tenaga penjual yang berafiliasi dengan perusahaan otomotif. Para penjual menjadi ujung tombak yang bertugas menggiring konsumen membeli mobil melalui mekanisme kredit.

Aksi para penjual pun tak kalah menarik dari mobil yang ditawarkan. Mereka berupaya dengan berbagai cara agar calon pembeli segera yakin. Utamanya, mereka akan menjelaskan spesifikasi, harga dan kelebihan mobil secara detil.

Jika konsumen mulai tertarik, mereka akan maju satu langkah dengan meminta konsumen melakukan perikatan awal: membayar tanda jadi. Besarannya, mulai 5-10 persen dari kewajiban uang muka.

Dengan begitu, konsumen yang tidak membawa uang tunai sudah dapat diikat. Jika jadi membeli, tanda jadi dikembalikan. Namun, apabila membatalkan uang dipotong 50 persen sebagai denda.

Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) BCA, Toyota Astra (TA) Finance, U-Finance dan Astra Credit Companies (ACC), termasuk yang mencuri peluang di ajang pameran ini. Mereka ikut menawarkan berbagai paket pembelian mobil dengan skema kredit.

Target pengunjung yang dipatok panitia sebesar 370 ribu orang jadi alasan mereka turut berkecimpung di ajang tahunan tersebut. Ada potensi menarik konsumen.

“Kita perkirakan 50 persen surat permintaan kendaraan (SPK) itu mealui mekanisme kredit. Nah, disitu potensi kita menarik konsumen,” ujar Sales Head TA Finance, Charles Kristofel, di sela-sela pameran.

Optimisme lebih besar ditunjukan oleh Astra Credit. Target penjualan 70-80 persen dipatok. “Kita optimis bisa mencapai target,” ucap petugas Astra, Wandy.

Pembiayaan yang ditawarkan pun beragam. Setidaknya ada dua skema yang diajukan. Melalui mekanisme Angsuran Dibayar Di Muka (ADDM) atau menggunakan sistem Angsuran Dibayar Di Belakang (ADDB).

Bila memilih skema ADDM maka konsumen harus melakukan pembayaran angsuran bersamaan dengan pembayaran uang muka. Dengan begitu, sisa periode kredit akan berkurang satu bulan.

Kalau pilihannya skema ADDB, konsumen baru membayar angsuran pertama satu bulan ke depan semenjak akad kredit dilakukan. Dengan begitu, periode kredit pun masih utuh.

KKB BCA menawarkan pembiayaan melalui skema ADDM dengan tenor 11-47 bulan. Bunganya, di kisaran 3,95-4,75 persen. Makin lama tenor pinjaman maka makin besar pula bunga yang dipatok.

Sementara itu, ACC menawarkan pembiayaan melalui mekanisme ADDB dan ADDM dengan tenor mulai 11 bulan hingga 60 bulan. Tidak ada bunga dipatok. Semua sudah masuk dalam biaya angsuran dan uang muka yang ditetapkan 25 persen dari harga mobil.

Hal serupa dilakukan TA Finance. Skema pembiayaan tersedia dengan sistem ADDB dan ADDM. Lama pinjamannya 12-72 bulan. Besaran uang muka, mulai dari 25 hingga 45,50 persen dari harga jual. Semua tergantung paket dan jenis mobil yang dipilih.

Sementara PaninBank, menawarkan pembiayaan dengan tenor 11-59 bulan. Syaratnya cukup mudah, melampirkan KTP, Kartu Keluarga, Slip Gaji atau Akte Perusahaan. Namun, ini hanya berlaku untuk produk Tata Motors.

Namun secara umum, tidak ada penawaran istimewa dari perusahaan pembiayaan yang hadir di IIMS 2013 ini. Strategi menarik konsumen hanya dilakukan dengan memberikan bonus tambahan. Mulai dari payung lipat, bantal leher, kupon belanja, powerbank hingga bluetooth headset.

Sumber : http://id.berita.yahoo.com