Masalah Hasil Itu Hak Prerogatif Allah, Kenapa Harus Galau

by -22 views

Masalah Hasil Itu Hak Prerogatif Allah, Kenapa Harus Galau

Jatinangorku.com – Hidup ibarat panggung sandiwara, suka duka silih berganti, dan kita mencoba menyikapinya dengan usaha dan kerja keras. Dan tidak semua  yg kita lakukan hasilnya   sesuai dengan yang kita harapkan, kadang kita lupa hasil adalah hak prerogatif Allah, dan kita wajib berikhtiar

Berbagai upaya sudah saya lakukan untuk menyembuhkan stressnya, dari mulai ke rukyat, bekam, mengajaknya berbicara dari hati ke hati, dan yang terakhir saya coba bawa ke psikolog yang juga hipnoterapi untuk mengorek masalahnya mengapa sampai dia menjadi seperti ini , usaha yang terakhir malah ditolaknya . Hal ini membuat saya menjadi galau bahasa anak sekarang.

Gimana nggak galau wawan anak itu sudah menjadi bagian dari kehidupan keluarga kami walau dia sudah tidak tinggal serumah lagi, tapi mungkin karena malu, kecewa dan sebagainya dia kini menjadi stress. benar-benar menguras tenaga dan fikiran saya dan membuat saya tidak nyaman, ternyata mengentaskan kemiskinan tidak semudah membalikkan telapan tangan, jungkir balik saya berusaha dan hasilnya belum seperti yang saya harapkan. Saya cuma menarik napas dalam, dan mengingat pesan sahabat bahwa tugas kita bukan membuat orang jadi baik, tugas kita hanya mengingatkan, memberi contoh dan membantu dalam kebaikan

belum lagi masalah wawan selelesai, lagi-lagi masalah lain menyusul yang membuat saya nggak sadar diri jg terlarut dalam emosi dan stress bahkan sedikit komplein kepada yang kuasa ( astqfirulah…. ya Allah Ya Rahman, Ya Rachim…. hambamu lalai ) gimana nggak sewot, maksud hati jg membantu adik yang kemalangan tapi kebaikan saya malah disalah gunakan……. lagi lagi saya ingat pesan seorang teman bahwa tugas kita bukan membuat orang jadi baik, tugas kita hanya mengingatkan, memberi contoh dan membantu dalam kebaikan… walaupun sertifikat rumah yang digadaikan ke renternir berhasil say tebus tetap membuat saya kelimpungan.

terimakasih teman…. kalimat ini adalah kata kunci kegalauan yg selama ini menghantui ……tugas kita bukan membuat orang jadi baik, tugas kita hanya mengingatkan, memberi contoh dan membantu dalam kebaika

Sumber : http://edukasi.kompasiana.com