Masalah Kemiskinan dan Pengangguran di Sumedang Masuk Dalam Kerangka RPJMD

by

MASALAH kemiskinan dan pengangguran menjadi perhatian pasangan  Bupati Sumedang dan Wakil Bupati Sumedang,  H. Dony Ahmad Munir-H.Erwan Setiawan. Kedua masalah  tersebut tak mengherankan jika masuk dalam kerangka rancangan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2018-2023.

Seperti halnya  ketika diungkapkan Dony,  dalam.acara Musrenbang (musyawarah rencana pembangunan) RPJMD bertempat di Hotel Puri Khatulistiwa, Jatinangor, Selasa (4/12/2018).

Menurut Dony, untuk membuat dokumen perencanaan 5 tahun ke depan,  sangat dibutuhkan curahan pemikiran dari berbagai stake holder.  Sehingga hal itu  dapat memberikan kontribusi positif terhadap kebijakan yang diputuskan.  

“Tentunya segala yang diputuskan dan menjadi kebijakan pemerintah,  harus berorientasi untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kabupaten Sumedang,” kata Dony dihadapan peserta Musrenbang.

Sebagai bahan pembahasan musrenbang, dalam kesempatan tersebut, Dony mencoba mereview kembali visi misi  Bupati dan Wakil Bupati Sumedang, yang merupakan janji politik mereka saat Pilkada lalu, yang harus ditunaikannya.

Merumuskan RPJMD berangkat dari 5 permasalahan dan 6 potensi yang ada di Kabupaten Sumedang.

Lima permasalahan tersebut yaitu kemiskinan dan pengangguran, kesehatan, infrastruktur. Kemudian masalah investasi dan pertumbuhan ekonomi yang mandeg, serta Kinerja ASN.

Adapun enam potensi yang dimaksud yaitu, SDM, SDA yang melimpah. Sejarah dan Nilai Budaya Luhur dengan perubahan slogan yakni “Sumedang  Napak Dina Agama Ngapak Ku Budaya”. Kemudian letak geografis center of growht, Kawasan Ekonomi Khusus Jatigede, Buahdua dan Tomo (Butom) dan Kawasan Pendidikan Jatinangor

“Semua masalah dan potensi tersebut, harus terakomodir dalam dokumen RPJMD.  Maka dari itu, kegiatan Musrenbang ini, sangat baik untuk melakukan penyelarasan menuju Sumedang Simpati (sejahtera, agamis, maju, profesional dan kreatif),” pungkasnya.

 

 

 

Sumber : http://www.galamedianews.com