Masuki AKB, Jumlah Pengunjung Kantor Kecamatan Jatinangor Langsung Meningkat

by -45 views
Masuki AKB, Jumlah Pengunjung Kantor Kecamatan Jatinangor Langsung Meningkat
Masuki AKB, Jumlah Pengunjung Kantor Kecamatan Jatinangor Langsung Meningkat

Memasuki masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) jumlah pengunjung ke Kantor Kecamatan Jatinangor meningkat. Dalam sehari, tak kurang dari 90 sampai 100 orang datang ke kecamatan.

Camat Jatinangor Syarif Effendi Badar melalui Kasi Pelayanan Umum (Yanum) Kecamatan Jatinangor Eddih Muliadi BA mengatakan pemerintah Kecamatan Jatinangor mulai membuka pelayanan paska PSBB, kebanyakan masyarakat yang datang untuk membuat E KTP, Validasi KK, NIK, SKCK, Keterangan tidak mampu, keterangan ahli waris, akte kelahiran, PPAT, SPPD, dan surat keterangan lainnya.

“Untuk jumlah pengunjung tidak dibatasi, hanya kami menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Semisal di luar ada cuci tangan dan pemeriksaan thermogun, dan wajib penggunaan masker. Petugas perekaman E KTP dan front office juga memakai alat pelindung wajah,” kata Eddih.

Eddih menambahkan, bagi warga yang kedapatan tidak memenuhi standar protokoler kesehatan, seperti tidak memakai masker, suhu tubuh tinggi, maka akan dipulangkan atau pelayanan tidak akan dilayani. Protap itu sengaja ditegaskan karena masih banyak warga yang lupa tidak memakai masker ke kecamatan.

“Ada yang lupa, bahkan staf desa juga lupa, kita tak layani. Mereka disuruh memakai masker dulu, bari dilayani,” katanya.

Penerapan AKB ini, lanjut Eddih harus dilaksanakan masyarakat tanpa paksaan. Sebab kebiasaan baru seperti mencuci tangan dan memakai masker, serta jaga jarak merupakan kebiasaan baru bagi warga Indonesia. Meskipun begitu, masyarakat harus paham dan rela dikoreksi apabila tidak memakai protokol kesehatan.

“Dalam rangka AKB, izin ramai ramai seperti ada hajatan, budaya, dan organ tunggal tidak dilayani. Pernikahan juga dilaksanakan di kantor KUA. Ini demi memutus mata rantai Covid-19 di Kabupaten Sumedang,” katanya.

Tak hanya bagi warga masyarakat, penerapan protokol kesehatan juga wajib diterapkan oleh staf hingga camat. Seperti selalu cuci tangan dan pemakaian masker. Bahkan, jaga jarak juga masih diterapkan seperti posisi tempat duduk dan tidak boleh berkerumun.

Sementara itu, Anggota DPRD Sumedang dari Golkar Asep Kurnia mengatakan pengurusan KTP/KK di Kecamatan Jatinangor mulai di buka lagi. Hanya saja saat pengawasan ditemukan petugas tidak dilengkapi pelindung diri yang memadai (tidak memakai alat pelindung wajah).

“Untung masih ada cadangan di pendamping pengawasan, ini menjadi masukan agar Pemda menyediakan APD yang memadai untuk petugas yang berada di barisan paling depan melayani warga. Semua harus tetap waspada karena si covid 19 masih belum mau berdamai,” kata Akur.

Akur menambahkan, kunjungan pengawasan dilanjutkan ke apartemen Eastonpark, dan hotel Puri Katulistiwa untuk melihat persiapan penerapan adaptasi kebiasaan baru di tempat tersebut. (Abas)

sumber: eljabar