Melalui e-Learning, Kuliah Unpad di Jatinangor Bisa Disimak Mahasiswa Unjani dan Maranatha

by -104 views
Pelaksanaan video conference bertajuk Global Development Learning Network (GDLN) di Bale Sawala Kampus Unpad Jatinangor yang disaksikan pula secara langsung di Kampus Unjani Cimahi dan Kampus Universitas Maranatha Bandung (Foto: Dadan T.)*

Jatinangor [Unpad.ac.id,09/04/2012] Kemajuan teknologi informasi (IT) memberikan banyak imanfaat terhadap kemajuan ilmu pendidikan. Salah satunya ialah perkembangan teknologi  e-learning terhadap proses belajar mengajar di perguruan tinggi yang dapat diakses bukan hanya mahasiswa yang bersangkutan, tapi bisa juga oleh mahasiswa di luar institusi.

Hal tersebut yang mendasari  Unpad  melalui Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unpad mengadakan kegiatan belajat mengajar melalui sistem e-learning. Bertempat di Gedung Bale Sawala kampus Unpad Jatinangor, Senin (09/04) diadakan video conference yang bertajuk Global Development Learning Network (GDLN). Acara yang dipandu oleh Ira Mirawati ini merupakan kegiatan kuliah bersama antara mahasiswa FKG Unpad sebagai penyelenggara dengan mahasiswa Program Studi Kedokteran Gigi (PSKG) Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani) dan mahasiswa Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha sebagai mitra melalui live video conference.

“Kegiatan yang melibatkan universitas lain ini merupakan yang pertama dilakukan di Unpad, sehingga pada hari ini Unpad telah mencetak sebuah sejarah baru,” tutur Jenny Ratna Suminar, ketua E-learning Centre Unpad.

Sistem pembelajaran secara e-learning ini, menurut Yeni, merupakan realisasi dari pengajuan proposal hibah e-learning yang diselenggarakan oleh Directorate General of Higher Education-Implementing Unit (DGHE-IU) – Indonesia Managing Higher Education for Relevance and Efficiency (I-MHERE). “Alhamdulillah Unpad termasuk ke dalam 14 universitas di Indonesia yang memperoleh bantuan tersebut untuk menyelenggarakan proses belajar mengajar dengan metode e-learning,” ujarnya.

Fakultas Kedokteran Gigi Unpad, Unjani, dan UK Maranatha dipilih sebagai tiga kampus pertama yang mengadakan perkuliahan terintegrasi dengan menggunakan sistem video conference. Pemilihan ini didasari adanya kerja sama yang telah terjalin antara Unpad dengan Unjani dan UK Maranatha yang telah menjadi mitra dalam program GDLN.

Pada kesempatan tersebut, hadir Pembantu Dekan I FKG Unpad, Prof. Sunardi Widyaputra, drg.,  MS., PhD. Dalam sambutannya Prof. Sunardi mengatakan bahwa kegiatan perkuliahan secara terintegarsi ini diaharapkan dapat mengembangkan kelimuan yang ada di FKG Unpad.

“Semoga ke depannya, FKG Unpad di masa yang akan datang akan semakin berkembang,” tutur Prof Sunardi.

Sementara di Kampus Unjani, Cimahi, kegiatan ini ditanggapi positif oleh dosen dan mahasiswa. Pembantu Dekan III Fakultas Kedokteran Unjani, Hj. Indarti Trimurtini, Dr., M.Kes., mengatakan kegiatan perkuliahan melalui video conference ini dapat memberikan tambahan gambaran tentang model pembelajaran tentang Kesehatan Masyarakat di lingkungan kampusnya.

Ia berharap kedepannya akan ada kerja sama – kerja sama sejenis dan jika memungkinkan diadakan sebuah timbal balik pemberian materi dari pihak Unjani untuk Unpad “Berharap ini bisa continue supaya bisa lebih maju lagi terjalin kerja samanya, bahkan kalau bisa nanti bergantian, jadi narasumbernya tidak hanya dari Unpad saja tapi juga bisa dari Unjani dengan materi-materi yang bisa kita sepakati bersama”.

Salah seorang mahasiswa yang mengikuti perkuliahan di Unjani, Orin Oktarina, mengungkapkan, pertukaran ilmu pengetahuan antara dirinya dan teman-teman di Bandung dan Jatinangor menjadi salah satu nilai tambah dari perkuliahan ini. “Manfaatnya banyak, kami bisa tahu pikiran teman-teman dari Unpad tentang kesehatan masyarakat,” ungkap mahasiswa Program Studi Kedokteran Gigi Unjani angkatan 2010 ini.

Diharapkan, sistem pembelajaran secara bersama yang dilakukan melalui media online atau e-learning ini dapat tetap terlaksana dan lebih ditingkatkan lagi demi sebuah efisiensi tanpa mengurangi nilai kualitas didalamnya.

Adapun mata kuliah yang diajarkan pada kegiatan tersebut ialah mata kuliah Bioetic Human Behavior Program (BHBP 4) Ilmu Pendidikan Kesehatan Masyarakat yang dengan pengampu mata kuliah Prof. Dr. Avip Syaefullah, drg., M.Pd.  Menurut Prof. Avip, kegiatan dengan proses e-learning seperti ini akan menunjang kelimuan mahasiswa, khususnya mahaiswa FKG, untuk mengembangkan kelimuan dengan cara sharing antara mahasiswa Unpad dengan mahasiswa universitas lainnya.

“Pendidikan itu memang mahal, namun hal itu adalah investasi. Maka setiap detik pembelajaran harus dapat dimanfaatkan. Seharusnya tidak ada lagi mahasiswa yang malas untuk berkuliah,” ujar Prof. Avip.

Sebagai apresiasi kegiatan tersebut, saat sesi pertanyaan didelar, Prof Avip mendorong mahasiswa Unpad untuk berdiskusi dengan mahasiswa Unjani dan UK Marnatha. Acara pun dilanjutkan dengan pemaparan mengenai akses sistem e-learning untuk mahaiswa FKG oleh Dani Rizali Firman, drg.

“Program GDLN bukanlah hal yang baru sebenarnya, namun yang luar biasa tersebut adalah bagaimana kita bisa sharing ilmu pengetahuan secara efisien dengan memanfaatkan teknologi informasi (IT). Jadi satu dosen di universitas bisa melakukan sharing dengan tiga atau beberapa universitas lainnya tanpa dibatasi ruang dan waktu,” tutur Jenny Ratna Suminar.*

Sumber : unpad.ac.id